Kota Bogor

1.100 Personel Disiagakan Untuk Pengamanan Lebaran di Kota Bogor 

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto menilai, kesiapan personel TNI – Polri di Kota Bogor menjelang Idul fitri sangat baik.

Menurutnya, akan ada 1.100 personel yang disiagakan untuk mengatur lalu lintas dan mengurai kemacetan, menjaga keamanan wilayah serta bersiaga jika terjadi bencana.

“Ini adalah kolaborasi dan sinergi yang sangat baik dari seluruh unsur forkopimda di Kota Bogor, khususnya dari Polri dan TNI. Jadi kita harapkan lebaran di Kota Bogor akan aman dan nyaman bagi seluruh warga,” ucap Atang usai menghadiri apel gelar pasukan operasi Ketupat dan Lodaya 2024 di Stadion GOR Padjajaran, Rabu (3/4/2024).

Atang menyampaikan bahwa dalam melaksanakan tugas nantinya tim keamanan tetap mengedepankan pendekatan humanis. Agar situasi dan kondisi bisa lebih aman dan tertib.

Baca juga  Ribuan Botol Miras Hasil Razia Gabungan Dimusnahkan Satpol PP  

“Pendekatan humanis perlu dikedepankan karena insya Allah akan lebih efektif untuk membuat situasi aman dan tertib. Untuk itu, kita harapkan semua pihak dapat bekerjasama dengan baik,” ungkap Atang.

Atang juga mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui BPBD Kota Bogor untuk terus memantau dan melakukan antisipasi bencana selama momen lebaran nanti.

“Di Kota Bogor ini kita berharap Pemkot terus memiliki kesiagaan bencana,” katanya.

Sementara, Dandim 0606 Kota Bogor Kolonel Fikri Ferdian, selaku pemimpin apel menyampaikan secara teknis akan ada enam pos pengamanan (Pospam) dan satu pos terpadu di Baranangsiang yang dibuka selama operasi lodaya berjalan.

Nantinya, lanjut Fikri personel akan dikerahkan untuk mengamankan objek-objek vital dan objek-objek wisata yang ada di Kota Bogor.

Baca juga  PLN Siagakan 2.300 Posko Kelistrikan dan 82.690 Personel Selama Ramadhan Hingga Idul Fitri  

“Bogor sebagai objek wisata, itu di titik-titik wisata saya pikir dari Polresta Bogor Kota sudah menempatkan pos-pos pengamanan di tempat-tempat wisata itu. Dibantu tentunya dengan rekan TNI, dan stakeholder terkait,” jelasnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan mudik untuk memastikan keamanan rumahnya. Mulai dari menitipkan rumah ke tetangga atau aparatur RT dan RW, serta melakukan pencegahan terjadinya kebakaran dengan mencabut regulator gas dan mematikan aliran listrik.

“Kan saya yakin tidak seluruhnya meninggalkan rumah untuk mudik. Tapi ada masyarakat atau tetangga yang tinggal, sehingga bisa membantu mengawasi,” pungkasnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top