Warga Urunan Perbaiki Jalan Gadog-Cikopo Selatan

BOGOR-KITA.com – Jalan alternatif Gadog-Cikopo Selatan kini memang tengah diperbaiki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah II Ciawi.

Uniknya, perbaikan ruas sepanjang satu kilometer itu tak hanya dilakukan pemerintah saja tapi juga melibatkan masyarakat. Ya, warga sekitar cukup peduli dengan jalan tersebut. Buktinya, mereka rela berswadaya untuk mempercepat pembangunan jalan tersebut.

Pengamat jalan M. Daud mengatakan, di beberapa titik jalan alternatif Gadog-Cikopo Selatang memang mengalami kerusakan cukup parah. Sementara, untuk menunggu anggaran peningkatan masih belum ditetapkan waktunya.

Untuk itu, atas kesadaran masyarakat, kerusakan sepanjang satu kilometer diperbaiki dengan anggaran murni swadaya ditambah beberapa donator. “Kami jelas berterima kasih atas perbaikan jalan melalui dana swadaya, meski di tahun ini jalan tersebut akan ditangani pemerintah,” ujarnya kepada wartawan Kamis (7/3/2019).

Pihak UPT Jalan sendiri dilibatkan dalam soal teknis untuk perbaikan jalan ini. Sementara, sebagian pekerja dibantu warga sekitar. “Kita dari UPT menurunkan pekerja yang sudah biasa ditambah warga,” ungkapnya.

Perbaikan jalan ini tentunya telah mengurangi kerusakan jalan di ruas Gadog-Cikopo Selatan yang selama ini hampir tak bisa dilalui. “Keterlibatan masyarakat dalam memperbaiki jalan sangat diapresiasi. Masyarakat tidak lagi berpikir jika urusan jalan harus menjadi tanggungjawab pemerintah saja,” bebernya.

Salah seorang donator terlaksananya perbaikan jalan ini, Habib Naqib yang juga pendiri Yayasan Darul Inat mengatakan, urusan jalan tidak melulu menjadi urusan pemerintah.

“Kalau warga sepakat mau mengurangi beban pemerintah, ya tinggal bersama-sama melaksanakannya, toh jalan ini kepentingan kita semua,” pungkasnya.

Kepala UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah II Ciawi, Eko Sulistio mengapresiasi apa yang sudah dilakukan warga terkait persoalan kerusakan jalan di beberapa titik di ruas jalan Gadog-Cikopo Selatan. Dengan begitu, kegiatan perbaikan jalan ini telah meminimalisir kerusakan di ruas tersebut.

“Tahun ini memang ada pekerjaan di ruas jalan tersebut, tapi masih menunggu proses di Dinas PUPR,” tandasnya.

Kerusakan jalan di jalan Alternatif Gadog-Cikopo Selatan ini mencapai ratusan meter. Salah satu titik paling parah terjadi di Kampung Pasir Muncang, Desa Sukamanah, tepatnya tak jauh dari Pasar Pasir Muncang.

Alhasil, akibat jalan penuh lubang, air terus menggenangi jalan tersebut, dan kemacetan terus terjadi.

“Ya kami prihatin melihat kondisi jalan sudah rusak, sehingga tidak membuat nyaman pengendara, untuk itu dengan anggaran swadaya jalan ini kami perbaiki sebelum dikerjakan proyek Pemkab,” ujar Ismail kepada wartawan, Jumat (22/2) lalu. [] Admin/Pkr



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *