Kota Bogor

Terekam CCTV, Kawanan Maling Gasak Laptop, PC dan Uang Tunai di SMPN 16 Kota Bogor

BOGOR-KITA.com, BOGOR – SMPN 16 Kota Bogor, yang berlokasi di Kelurahan Kayu Manis, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor dibobol oleh kawanan pencuri.

Para pelaku pencurian tersebut berhasil menggasak 6 buah laptop, 1 infocus, 2 hanphone dan uang tunai sekitar 1 juta rupiah.

Aksi pencurian pelaku yang berjumlah 5 orang tersebut terekam kamera CCTV milik sekolah sekitar pukul 02.30 Wib yang terjadi pada Kamis (28/6/2022).

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Dhoni Erwanto, mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan adanya kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) di sekolah SMPN 16 Kota Bogor. Saat ini pihaknya bersama tim kinen Mako Brimob sudah melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP)

Baca juga  Masuk Level 2, Sarana Olahraga di Kota Bogor Kembali Dibuka

“Untuk hasil sementara kami masih mengumpulkan saksi dan alat bukti terkait dengan kejadian tersebut,” ucap Kompol Dhoni Erwanto kepada wartawan di Mapolresta Bogor Kota, Jumat (1/7/2022).

Dhoni menjelaskan, hasil dari olah TKP pihaknya mendapatkan beberapa alat bukti yang diduga milik para pelaku yang ditinggalkan saat melakukan pencurian. Barang bukti ini dikatakannya untuk memudahkan ketika menemukan tersangkanya.

“Kami mengambil beberapa alat yang digunakan untuk mengikat dan beberapa sarung tangan yang sempat ditinggalkan oleh pelaku dan kami juga mengumpulkan petunjuk salahsatunya cctv yang ada di sekolah tersebut,” jelasnya.

Dikatakan Dhoni, para pelaku pencurian berjumlah sekitar 5 orang, dalam aksinya itu para pelaku berhasil menggasak barang berharga yang ada di sekolah tersebut, seperti laptop, infocus, PC dan uang tunai.

Baca juga  Marak Berita Hoax, Bakohumas Pemkot Bogor Gelar Diskusi

“Pelaku sekitar 5 orang yang terlihat di cctv, kemudian untuk barang bukti ada laptop dan pc, kerugian ditaksir sekitar 15 juta dari beberapa laptop dan pc yang hilang,” katanya.

Ia menerangkan, bahwa pelaku pencurian masuk ke sekolah dengan mencongkel pintu dan jendela.

“Hasil dari olah TKP kemarin kemungkinan diduga tersangka ini mencongkel pintu dan ada beberapa yang kelas lewat jendela,” terangnya.

Saat ini, tambah Dhoni, pihaknya sudah mengumpulkan delapan orang saksi untuk dimintai keterangan terkait kasus pencurian di sekolah tersebut.

“Sekitar 8 orang saksi sudah kami mintai keterangan, salah salah satunya security yang sempat disekap oleh tersangka,” pungkasnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top