Area Car Free Day di Stadion Pakansari di Cibinong Kabupaten Bogor

Stadion Pakansari Bogor Jadi Area Car Free Day Setiap Minggu Pagi

BOGOR-KITA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berencana menerapkan Car Free Day (CFD) di seputaran Stadion Pakansari, Cibinong setiap hari Minggu mulai pukul 06.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB.

Hal itu diungkap Kepala Bidang Penetriban Umum (Tibum) Satpol PP Kabupaten Bogor, Ruslan, di Cibinong, Selasa (26/2/2019).

Menurutnya,  rencana penerapan CFD ini sudah dirapatkan di dua kesem­patan, bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ter­kait, bersama kepolisian dan TNI.

“Untuk sementara di area CFD dibatasi di sepanjang jalan di Stadion Pakansari dulu. Rencananya awal atau per­tengahan Maret kita uji coba,” kata Ruslan seraya menambahkan saat ini pihaknya masih merencanakan skema besarnya seperti apa.

Tetapi rencana memberlakukan CFD di sepanjang jalan di stadion Pakansari serius.

“Kemarin kita survei lagi ke lapangan untuk mematangkan itu,” ungkapnya.

Ruslan menegaskan, penataan PKL menjadi perhatian utama dalam penerapan CFD. Apalagi hingga kini PKL jajanan hingga mainan anak masih berkeliaran di trotoar bahkan di bahu jalan seputaran Stadion Pakansari.

“Antisipasi PKL, kita sudah ada skema, sesuai survei yang kami lakukan. Kami ajukan dulu ke pimpinan, penataannya harus seperti apa. Tempatnya di mana, jadi lapor pimpinan dulu. Paling tidak ada dis­posisi dari bupati dulu,” jelasnya.

Dalam rencana, dua ruas jalan yang ada di Stadion Pakansari bakal berlaku tanpa kendaraan selama empat jam di hari Minggu. “Jadi, rencananya di kedua ruas jalan nanti tidak bo­leh sama sekali ada kendaraan di situ. Kalau mau ke Jalan Te­gar Beriman dari simpang Sentul, ya harus lewat Cibinong City Mal,” tuturnya.

Kebijakan CFD ini kewenangannya nanti berada Dinas Perhu­bungan (Dishub). Satpol PP bersama dengan Kepolisian dan TNI akan mendukung untuk jalannya ujicoba CFD. Ke ­depan, kata Ruslan, pihaknya bersama SKPD terkait bakal evaluasi di lapangan sambil survei di berbagai titik, untuk menentukan ploting. Misalnya untuk parkir dan ka­wasan PKL, agar tidak semba­rangan.

“Hasil plotingan kami sam­paikan ke pimpinan. Semen­tara ini kami belum tahu uji cobanya berapa lama. Yang penting kita lihat saat uji coba seperti apa, baru kita evaluasi lagi,” tandasnya. [] Admin/Pkr



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *