Pendidikan

Sempat Terkendala Biaya Kuliah, Restu Triadi Lulusan Terbaik IPB

BOGOR-KITA.com, DRAMAGA – Semasa kuliah di Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University, Restu Triadi sempat terkendala dengan biaya perkuliahan. Di semester ketiga, Restu sempat mengajukan penurunan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) karena kondisi ekonomi keluarganya.

Lulusan Terbaik FMIPA IPB University dengan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.97 ini menceritakan bahwa saat itu kondisi ekonomi keluarganya sedang tidak baik karena ayahnya sudah pensiun dan menderita penyakit stroke.

Bagaimana Restu Triadi bisa lulus terbaik?

Dalam rilis dari IPB Univertsity, Rabu (30/9/2020) dia menyebutkan, menggantungkan biaya ,kuliah kepada  kedua kakaknya.

“Saya harus ke rektorat dan mengajukan surat permohonan penurunan UKT untuk meringankan beban kedua orang tua. Alhamdulillah, prosesnya dipermudah dan permohonan dikabulkan sehingga biaya UKT  turun sejak semester tiga. Namun pada tahun 2017, ayah saya meninggal dan sejak saat itu, saya menggantungkan biaya pendidikan kuliah saya pada dua kakak saya yang sudah bekerja,” ujarnya.

Baca juga  IPB University Latih Puluhan Calon "Dokter Pohon"

Menurutnya tunjangan pensiun ayahnya yang merupakan anggota TNI-AD hanya sekitar Rp1,5 juta per bulan sehingga tentu saja uang tersebut tidak cukup untuk memenuhi biaya kuliah.

Selama kuliah di IPB University, alumni SMA Negeri 47 Jakarta ini sempat membuat aplikasi MyTosca dan Sistem Monitoring Kekeringan Tebu. MyTosca merupakan web aplikasi yang dibuat bersama teman kelompoknya saat Praktek Kerja Lapang (PKL) di PT Telkom Indonesia Witel Bogor.

MyTosca digunakan untuk monitoring dan mempermudah kerja Account Manager dalam mengurus client. Sedangkan Sistem Monitoring Kekeringan Tebu merupakan web Restu sendiri sebagai implementasi dari hasil penelitian skripsi.

Web tersebut dapat digunakan untuk mendeteksi level water stress area perkebunan tebu menggunakan citra satelit. Sistem Monitoring Kekeringan Tebu juga bisa digunakan untuk memprediksi level water stress 1-3 bulan ke depan berdasarkan data yang terakhir dimasukkan.

Baca juga  Pandemi Covid-19 Bikin Makin Parah Ketahanan Pangan Indonesia

“Selama kuliah, banyak sekali tugas dan projek yang harus saya selesaikan. Dulu saat aktif menjadi staf Himalkom (Himpunan Profesi Mahasiswa Ilmu Komputer), ada tambahan tugas dan kegiatan di organisasi. Manajemen waktu yang baik tentunya sangat dibutuhkan sebagai mahasiswa untuk menyelesaikannya. Ilmu yang saya pelajari selama kuliah sangat menambah wawasan saya mengenai dunia teknologi informasi. Implementasi ilmu komputer di dunia nyata sangatlah luas, karena dapat dikolaborasikan dengan banyak disiplin ilmu lainnya. Kuliah di program ilmu komputer juga membantu saya dalam mengembangkan logika berpikir dalam menyelesaikan berbagai permasalahan,” ujar Restu.

Ia juga aktif sebagai anggota Codepanda, software house kecil yang dibangun oleh beberapa kakak kelasnya dari Departemen Ilmu Komputer. Akun Instagram Codepanda di @codepanda ini memberikan informasi lebih lanjut tentang pembuatan aplikasi web atau mobile.

Baca juga  IPB Kembangkan Konsep Data Desa Presisi

“Setelah lulus, untuk beberapa tahun ke depan, saya ingin fokus untuk mengembangkan karir terlebih dahulu sambil menyisihkan sebagian uang untuk ditabung. Tabungan tersebut nantinya akan saya gunakan untuk berinvestasi atau berwirausaha,” imbuhnya. [] Admin

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top