Regional

Ridwan Kamil Gelar Rapat di Makodam Jaya: PPKM Mikro di Jabar Berhasil

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menggelar rapat evaluasi pemberlakuan PPKM Mikro di wilayah Bogor, Depok, Bekasi (bodebek). Bertempat di markas Kodam Jaya, Jakarta, Kamis (4/3/2021)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menggelar rapat evaluasi pemberlakuan PPKM Mikro di wilayah Bogor, Depok, Bekasi (bodebek). Bertempat di markas Kodam Jaya, Jakarta, Kamis (4/3/2021)

BOGOR-KITA.com, JAKARTA – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menggelar rapat evaluasi pemberlakuan PPKM Mikro di wilayah Bogor, Depok, Bekasi (bodebek). Bertempat di markas Kodam Jaya, Jakarta, Kamis (4/3/2021), rapat tersebut juga dihadiri Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, Kasdam Jaya Brigjen TNI Muhammad Saleh Mustafa serta para Kepala Daerah, Kapolresta, dan Dandim se-Bodebek.

“Kami membicarakan wilayah Bodebek sebagai satu klaster besar Covid-19 yang harus terus dikoordinasikan, dikomunikasikan agar kompak. Kesimpulan pertama, PPKM Mikro di Jawa Barat dan juga diwakili oleh Bodebek saya nyatakan berhasil,” ungkap Ridwan Kamil.

“Sehingga kami semangat untuk meneruskan sebagai normal baru. Kita teruskan saja PPKM Mikro ini karena terbukti kedisiplinannya di atas 80 persen, ekonomi naik di wilayah Bodebek ini 21 persen. Kita awalnya menduga dengan adanya PPKM pengetatan mikro, ekonomi tertekan. Kenyataannya sebaliknya,” tambahnya.

Bima Arya hadiri rapat evaluasi PPKM Mikro

Bima Arya hadiri rapat evaluasi PPKM Mikro di markas Kodam Jaya

Ridwan Kamil juga menyebut tingkat kematian akibat covid-19 tidak lebih dari 1,2 persen. “Artinya 99 persen Covid-19 di Jawa Barat ini sembuh dan sedang disembuhkan. Dua minggu ini kasus mingguan kami hanya 10 ribuan. Sementara dua minggu sebelumnya 28 ribuan. Turun 60 persen. Ini kelihatannya mewakili semua laporan di daerah-daerah. Puncaknya adalah selama setahun ini, baru minggu ini tidak ada zona merah di Jawa Barat. Jawabannya adalah kerja keras semua pihak,” kata Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

Baca juga  Ini Kata Ridwan Kamil Soal Lonjakan 962 Kasus Corona di Jabar

Turunnya kasus terkonfirmasi positif juga berdampak pada tingkat keterisian tempat tidur atau ruang perawatan di rumah sakit di Jawa Barat, termasuk kawasan Bodebek. “Yang tadinya di awal tahun mendekati 80 persen, tapi di minggu ini turun menjadi 59 persen. Sudah level lebih aman dari standar WHO di 60 persen,” ujarnya. [] Hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top