Hukum dan Politik

Razia Besar-Besaran Sahur On The Road di Kota Bogor, Sejumlah Anak Muda Ditangkap

Bima tinjau razia besar-besaran Sahur On The Road

BOGOR-KITA.com – Tidak main-main Walikota Bogor Bima Arya ingin menciptakan suasana tenang di Bulan Ramadhan di Kota Bogor. Tidak main-main walikota melarang sahur on the raod (SOTR). Sebelumnya Bima urun sendii kepala memantau realisasi larangan SORT. Pada Minggu (28/6/2015) sekitar pukul 00.30 WIB, Bma melakukan apel bersama gabungan seluruh aparat keamanan yang ada di Kota Bogor untuk melakukan razia sebulan penuh selama Ramadhan 1436 H.

Personel yang dilbatkan meliputi Kodim 0606/Kota Bogor. POM AU/ATS, Grup C Paspampres, Provost Yonif 315/GRD, Provost Pusdikzi, Sat Brimob Kedung Halang, Polresta Bogor, Satpol PP Kota Bogor,                                                     

Baca juga  Bima Arya Berhasil Bujuk Agustinus Turun dari Marka Jalan

Sementara sasaran razia meliputi gank motor, preman jalanan, PSK, balap liar, warung remang yang menjual miras.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Operasi(Dalops) pada Satpol PP Kota Bogor Agustiansyah mengatakan, razia Minggu dinihari usai pada pukul 04.00 WIB. Dalam razia disita sejumlah stick billyard di Kampung Sawah di bawah play over. Juga diamankan puluhan anak tanggung yang akan melakukan tawuran, puluhan motor yang akan dipakai balap liar,  lima buah senjata tajam. “Anakanak tersebut dibawa ke Polres berikut barang bukti," ucap Agus.

Walikota Bogor Bima Arya megapresiasi kegiatan razia gabungan, karena razia yang kedua di bulan suci Ramadhan ini mulai berkurang dibanding minggu lalu. “Kami akan terus melakukan razia OSTR ini agar Ramadhan kali bisa benar-benar bisa dimaknai sbagai bulan suci penuh barokah dan pahala," ucap Bima.

Baca juga  Bima Arya: 3 Kesamaan Wartawan dan Politisi, Salah Satunya Banyak yang Instan

Ia menambahkan semua anak-anak yang tertangkap akan langsung dipanggil orangtuanya dan ditindaklanjuti sebagai mana mestinya. “Yang pasti kami akan terus pantau di titik-titik kumpul anak muda dan titik rawan terjadinya tawuran," pungkas Bima. [] Yuda.

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top