Kota Bogor

PPKM Level 4, Satgas Covid-19 Kota Bogor Berlakukan Kembali Ganjil-Genap

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Pemerintah pusat mengubah istilah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa Bali menjadi PPKM Level 3-4.

Dalam PPKM Level 4, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor kembali mengubah beberapa kebijakan. Salah satunya meniadakan penyekatan mobilitas warga dengan kembali menerapkan ganjil- genap (gage).

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatuo Purnomo Condro mengatakan saat ini sudah banyak bantuan yang turun kepada masyarakat, otomatis upaya untuk pemenuhan kebutuhan sehari hari akan meningkat di seputaran Kota Bogor, sehingga satgas Covid-19 Kota Bogor akan memberlakukan ganjil genap di mulai hari Jumat, Sabtu dan Minggu pekan ini.

“Apabila cukup efektif untuk mengurangi mobilitas kami akan lanjutkan ganjil genap pada hari kerja,” ucap Kombes Pol Susatyo saat konferensi pers di Balai Kota Bogor, Rabu (21/7/2021).

Baca juga  Libur Panjang, Tidak Ada Ganjil Genap di Kota Bogor, Masuk Tempat Wisata Wajib Bawa Surat Antigen

Ia menjelaskan, untuk pemberlakuan sektor esensial, non esensial dan kritikal akan ada tim khusus yang akan memonitor di masing-masing kantor, sehingga tidak menjadi perdebatan di jalanan.

“Kami melakukan ganjil genap itu dari melarang berubah menjadi mengatur, agar masyarakat bersabar, bergantian untuk melakukan belanja kebutuhan sehari hari termasuk obat obatan,” jelasnya.

Dalam penerapan ganjil genap, lanjut Susatyo, pihaknya memiliki tiga pola di check point. Apakah chek point tersebut akan dilakukan di batas kota atau di dalam kota, tentunya akan dilakukan secara situasional berdasarkan evaluasi dan penerapan ganjil genap tersebut akan dilakukan selama 24 jam.

“Nantinya akan ada 22 titik check point dan sekat yang akan kami tentukan titiknya, tentunya ada pengecualian bagi tenaga kesehatan, kendaraan darurat, kendaraan online dan pengangkut sembako,” terangnya.

Baca juga  PHRI Kota Bogor Sambut Baik Penghapusan Ganjil Genap

Ia juga menerangkan, bahwa selain jalanan, pihaknya juga akan melakukan pengawasan di pasar-pasar sentral, agar masyarakat bisa berbelanja bergantian, sehingga hal itu berjalan dengan PPKM Level 4.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menuturkan untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di Kota Bogor, pihaknya akan terus memperkuat langkah satgas Covid-19. Satu sisi untuk mengurangi mobilitas warga, sisi lain pihaknya ingin melindungi dan memberikan perhatian yang besar kepada denyut ekonomi warga.

“Walaupun beberapa hari terakhir ada tren angka Covid-19 mulai membaik, namun masih jauh dikatakan terkendali, kita harus terus fokus untuk memastikan mobilitas tetap bisa dikendalikan, tapi disisi lain perekinonian warga terutama warga yang dhuafa harus kita perhatikan,” tutur Bima.

Baca juga  Dua Pekan Ganjil-Genap di Kota Bogor, Kasus Positif Menurun

Di tempat yang sama Dandim 0606 Kota Bogor Kolonel Inf Robby Bulan menambahkan selain kegiatan pengetatan dan pembatasan dalam PPKM Darurat, pihaknya juga memperkuat di sektor PPKM di wilayah Kelurahan, RT dan RW

“Kita juga ada program Go Babinsa yaitu Babinsa akan mengantar sembako dan obat-obatan kepada warga yang sedang isoman dan kurang mampu,” tandasnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top