Maruarar Sirait Caleg DPR RI dari PDIP untuk Dapil Jabar III (Kota Bogor dan Cianjur)

Politik Genderuwo Membahayakan, Maruarar : Harus Ditindak Tegas

BOGOR-KITA.com – Capres nomor urut 01 Jokowi yang sempat mengemukakan bahwa politik menakut-nakuti alias ‘politik genderuwo’ harus dihentikan baik dari timsesnya sendiri maupun dari timses lawannya yaitu Prabowo.

Jokowi mengungkap maksud dari ‘politik genderuwo’ dan juga menjelaskannya agar tidak terjadi salah penafsiran di masyarakat seperti yang pernah terjadi dengan ‘politikus sontoloyo’.

“Politikus genderuwo itu cara-cara berpolitik dengan propaganda menakut-nakuti, menimbulkan kekhawatiran, menimbulkan ketidakpastian, terakhir menjadi keragu-raguan masyarakat,” kata Jokowi di lokasi peresmian Jalan Tol Pejagan-Pemalang, Jawa Tengah, Jumat (9/11/2018).

Maruarar Sirait yang merupakan orang kawakan di dunia politik setuju dengan pernyataan Presiden RI ke-7 tersebut, Senin (12/11/2018).

“Saya rasa itu penting sekali. Kemudian mereka yang ingin mengubah prinsip bernegara, keberagaman, persatuan, saya pikir tak boleh timses Jokowi dan Prabowo melakukan seperti itu (politik genderuwo),” ucap bang Ara sapaan akrabnya kepada awak media.

Sebagai orang yang sudah menduduki kursi di gedung DPR RI Jakarta selama tiga periode, bang Ara menilai bahwa ‘politik genderuwo’ mencuat karena adanya oknum yang masih bermain-main dengan isu hoakd dan ujaran kebencian. “Saya meminta kepada Jokowi dan Prabowo untuk menindak tegas timsesnya yang ketahuan bermain poltik genderuwo,” katanya.

Menurut bang Ara yang merupakan caleg dari partai PDI Perjuangan di dapil Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur ini, seharusnya para capres secara terbuka menyampaikan pikiran dan komitmennya, termasuk tegas kepada tim yang melakukan itu (hoaks dan ujaran kebencian).

“Siapa yang membuat hoaks dan ujaran kebencian harus ditindak tegas, kalau perlu dikeluarkan,” tutur influencer Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin ini. [] Fadil



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *