Kota Bogor

Perum PPD Gratiskan Pelanggan Bus JRC Sebulan Penuh

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Sebagai bentuk partisipasi dan kontribusi kepada Kota Bogor, Perusahaan Umum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD) menggratiskan biaya kepada pelanggan Jabodetabek Residence Connection (JRC) selama satu bulan penuh.

Pemberian diskon itu diberikan simbolis oleh Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim dan Direktur Utama Perum PPD Pande Putu Yasa kepada perwakilan pelajar, TNI dan Polri di halaman Bogor Creative Center, Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bogor, Selasa (15/6/2021).

Direktur Utama Perum PPD Pande Putu Yasa menyampaikan, pemberian diskon ini adalah bentuk rangkaian kegiatan yang sudah dilakukan terkait peringatan HJB ke 539. Ini adalah bentuk kontribusi dan partisipasi Perum PPD untuk Kota Bogor.

“Sebagai bentuk partisipasi Perum PPD yang selama ini sudah melayani masyarakat, dimulai dari hari ini kita berikan gratis selama satu bulan penuh kepada pelajar, mahasiswa, tenaga kesehatan, TNI, Polri, guru yang menuju Jakarta. Kartu ini bisa diambil langsung di lokasi,” ucap Pande Putu Yasa.

Pande mengajak masyarakat untuk mempergunakan sarana angkutan umum. Sebab sebelum adanya Covid-19 ini, pergerakan orang yang menuju Kota Bogor yang mempergunakan kendaraan pribadi itu sangat padat.

“Makanya dengan metode seperti ini kita harapkan mau beralih menggunakan kendaraan umum,” harapnya.

Ditanya mengenai kesiapan armada, Pande mengatakan, pihaknya sangat siap dari sisi jumlah armada. Menurutnya saat ini ada 21 armada.

“Selama ini sudah kita layani di angka 21 dari Stasiun Bogor. Kita belum bicara di resident ya, tapi ada beberapa resident yang sudah kita layani selama ini. Kita harapkan ke depan Bogor menjadi pusat pergerakan orang yang menuju Jakarta dilimpahi oleh bus yang sedemikian banyak,” jelasnya.

Sementara, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengapresiasi Perum PPD yang sudah membantu Kota Bogor memecahkan permasalahan transportasi. Khususnya yang selama masa pandemi itu, tingkat volume masyarakat yang memanfaatkan commuter line sangat tinggi dan pada saat pandemi itu dilakukan juga pembatasan jumlah kapasitas. Ketika itu belum ada alternatif pemecahan kecuali bantuan kendaraan bus gratis yang disiapkan bersama sama dengan pemerintah DKI Jakarta.

“Tetapi dengan masuknya Perum PPD akhirnya terpecahkan. Jadi, masyarakat Bogor punya alternatif baru. Mereka yang biasa menggunakan commuter line sekarang di lokasi yang sama bisa memanfaatkan sarana dari Perum PPD untuk bisa ke Jakarta. Kalau nanti ke depan permintaannya lebih tinggi saya harap Perum PPD siap,” tutur Dedie. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top