Massa FOBB Minta Transparansi Dokumen Legalitas Proyek Gedung Gene Bank Indonesia
BOGOR-KITA.com, BOGOR – Forum Ormas Bogor Bersatu (FOBB) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Rumah Sakit Marzoeki Mahdi (RSMM), Kota Bogor, Jumat (19/6/2026).
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Kota Bogor dan Kementerian Kesehatan RI terkait pembangunan Gedung Gene Bank Indonesia yang berada di area RSMM. FOBB meminta pemerintah membuka informasi mengenai dokumen legalitas proyek tersebut kepada publik.
Ketua FOBB, Umar Dani, mengatakan pihaknya menilai masih terdapat sejumlah pertanyaan masyarakat mengenai aspek legalitas, administrasi, dan pengawasan pembangunan proyek tersebut.
“Forum Ormas Bogor Bersatu menyatakan keprihatinan dan perhatian serius terhadap pelaksanaan pembangunan Gedung Gene Bank Indonesia. Kami menilai masih terdapat berbagai pertanyaan publik yang belum terjawab secara terbuka terkait aspek legalitas, administrasi, serta pengawasan pembangunan proyek tersebut,” ujar Umar Dani dalam orasinya.
FOBB juga meminta agar status proyek berskala nasional tidak mengesampingkan ketentuan hukum dan prosedur administratif yang berlaku.
Menurut Umar, keterbukaan dokumen perizinan dan lingkungan merupakan hak masyarakat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).
“Kami berharap pemerintah dapat memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan keresahan dan dapat menjaga kepercayaan publik terhadap program pembangunan,” katanya.
Ia menegaskan bahwa aksi tersebut bukan merupakan bentuk penolakan terhadap pembangunan maupun kemajuan ilmu pengetahuan dan layanan kesehatan nasional.
“FOBB mendukung setiap program pembangunan yang dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Umar.
Aksi unjuk rasa berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan. Setelah menyampaikan aspirasi, perwakilan massa membubarkan diri secara tertib.
Dalam kesempatan tersebut, FOBB menyampaikan delapan tuntutan kepada pemerintah dan aparat terkait, yaitu:
- Meminta penghentian sementara aktivitas pembangunan hingga seluruh persyaratan perizinan dinyatakan lengkap sesuai ketentuan yang berlaku.
- Mendesak Kementerian Kesehatan RI membuka informasi mengenai dokumen legalitas pembangunan Gedung Gene Bank Indonesia kepada publik.
- Meminta Pemerintah Kota Bogor melakukan pemeriksaan administratif terhadap aspek perizinan proyek.
- Mendorong Satpol PP Kota Bogor menjalankan fungsi pengawasan dan penegakan peraturan secara profesional dan objektif.
- Meminta Ombudsman Republik Indonesia melakukan pemeriksaan apabila ditemukan dugaan maladministrasi dalam proses pembangunan.
- Mendesak Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan, BPK, dan BPKP melakukan audit kepatuhan terhadap proses pembangunan serta penggunaan anggaran negara.
- Meminta aparat penegak hukum melakukan penyelidikan apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
- Meminta aktivitas proyek dihentikan sementara hingga seluruh kewajiban administratif dipenuhi.
Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari Kementerian Kesehatan RI, Pemerintah Kota Bogor, maupun pihak pengelola proyek terkait tuntutan yang disampaikan FOBB. Redaksi masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan. [] Ricky
