Mochamad Iriawan

Liga 1 2020 Tanpa Penonton, Fans Diimbau Tidak Adakan Nobar

BOGOR-KITA.com, JAKARTA – Dalam kelanjutan kompetisi Liga 1 2020 mulai Oktober mendatang di tengah pandemi Covid-19, PSSI mengimbau penonton tidak datang ke stadion dan fans tidak mengadakan nonton bareng (nobar).

Hal ini diungkapkan Ketua Umum PSSI Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dalam rangka persiapan menuju diputarnya kembali Liga 1 2020 di kantor PSSI, Jakarta, Selasa (14/7/2020) malam.

“Dengan situasi pandemi COVID-19 saat ini, kemungkinan besar kompetisi berjalan tanpa bisa disaksikan penonton secara langsung. Untuk itu kami mohon kerja sama dari para suporter agar tidak datang ke stadion dan tidak melakukan nonton bareng saat mendukung tim kesayangannya,” tutur Iriawan, dikutip dari website PSSI.

Menurut Iriawan, hal itu dilakukan agar COVID-19 tidak menyebar di kerumunan. Para pendukung, kata Iriawan, disarankan untuk menyaksikan kiprah klub favoritnya di tempat tinggal masing-masing.

“Cukup dengan memberikan dukungan dari rumah atau lewat media sosial,” jelas purnawirawan Polri berpangkat akhir Komisaris Jenderal tersebut.

PSSI, lanjut Iriawan, sangat mengerti arti penting suporter bagi klub-klub sepak bola di Indonesia. Oleh sebab itu, pihaknya akan melakukan yang terbaik. PSSI tidak ingin terjadi hal-hal negatif terhadap para suporter termasuk kerusuhan yang bisa berujung pada jatuhnya korban jiwa.

“Kami ingin jangan ada lagi korban jiwa dari suporter di kompetisi liga di Indonesia. PSSI juga telah membentuk divisi pembinaan suporter dan fans engagement yang telah melakukan berbagai pertemuan dengan kelompok suporter. PSSI tentu butuh dukungan, saran maupun kritik dari suporter untuk kemajuan sepak bola Indonesia,” tutur Iriawan.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah memastikan bahwa Liga 1 musim 2020 berlanjut mulai 1 Oktober 2020. Liga 2 dan 3 juga akan bergulir, tetapi jadwalnya belum diputuskan.[] Anto



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *