Regional

Jabar Dapat Bantuan 10.000 Set APD dari PT  Hyundai

BOGOR-KITA.com, BANDUNG –  Pemerintah Provinsi  Jawa Barat (Pemprov Jabar) mendapat bantuan sebanyak 10 ribu set alat pelindung diri atau APD dari  PT. Hyundai Motor Manufacturing Indonesia.

APD itu terdiri dari baju anti virus, masker, dan sarung tangan. Bantuan diterima oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (24/4/2020).

“Kami sangat mengapresiasi dukungan Hyundai dalam dengan bantuan 10.000 set APD bagi tenaga medis guna mengurangi penyebaran Covid -19 di Indonesia, terutama di daerah Jawa Barat,” kata Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil. 

Menurut Kang Emil, jika kepedulian masyarakat untuk membantu sesama tinggi, maka penanggulangan Covid -19 bisa berjalan optimal. 

“Semakin banyak yang menolong, kita bisa kembali normal. Jabar harapannya bulan Juni bisa mulai turun kasus positif Covid -19,” katanya. 

Sementara itu, Presiden PT. Hyundai Motor Manufacturing Indonesia Choi Yoon Seok mengatakan, pandemi Covid -19 adalah masalah bersama.

“Covid -19 menjadi bencana nasional. Maka itu, kita harus menyelesaikannya bersamaan. Intinya, Hyundai akan ikut menanggulangi Covid-19 di Jabar. Kita akan selalu bersama,” kata Choi. 

Baca juga  Kunjungi Pindad, Bamsoet: Tingkatkan Industri Pertahanan Nasional

Selain dari Hyundai, Ridwan Kamil juga menerima bantuan perlengkapan medis dari para donatur perusahaan swasta berupa alat pelindung diri (APD), makser, sarung tangan, serta uang tunai.

Donasi datang dari DPD Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI) Jawa Barat yang menyumbang 2.000 set APD, dan Forum Komunikasi Bimbingan Ibadah Haji ( FK-KBIH ) Provinsi Jawa Barat berdonasi tunai Rp30 juta.

“Atas nama Gugus Tugas, atas nama rakyat Jawa Barat saya ucapkan terima kasih. Dengan bekerja bersama -sama, dengan disiplin kita pasti menang melawan COVID-19,” kata Ridwan Kamil, di Gedung Pakuan Bandung, Juma’at (24/4/2020). 

Ridwan Kamil berujar dengan semakin banyak bantuan diharapkan akan membantu Gugus Tugas Provinsi dalam menanggulangi penyebaran Covid -19. Kang Emil berharap tren penyebaran virus akan turun bulan Juni. Sehingga geliat perekonomian di berbagai sektor bisa segera kembali pulih.

Apalagi, tegas Kang Emil, kalau semua pihak disiplin. Ia menekankan bahwa efektivitas pemberlakuan PSBB akan sangat bergantung pada kedisiplinan semua pihak. Bila disiplin maka jumlah kasus positif akan segera menurun. Namun jika tidak disiplin maka penyebaran Covid -19 mungkin tak dapat dikendalikan.

Baca juga  Ade Yasin Instruksikan Satpol PP Bubarkan Jika Ada Perayaan Tahun Baru di Hotel

“Kalau kita ini disiplin, kita ini taat pada PSBB, bangkitnya juga cepat. Jadi repot sekalian, supaya recovery-nya cepat sekalian,” katanya, dilansir dari Humas Pemprov Jabar.

“Ketimbang nanggung- nanggung disiplinnya, recovery-nya juga nanggung- nanggung kalau begitu,” katanya. [] Admin

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top