DD Tebar Hewan Kurban

Dompet Dhuafa Pakai Bahan Ramah Lingkungan Bungkus Daging Kurban

BOGOR-KITA.com, JAKARTA– Perubahan pemakaian plastik ke bahan ramah lingkungan sudah dijalankan Dompet Dhuafa (DD) dari tahun lalu. Pada tahun ini DD juga meniadakan plastik sebagai wadah pembungkus daging kurban, melainkan besek dari bambu maupun rotan. 

“Kurban tahun ini akan sama dengan tahun sebelumnya terutama pada titik pembungkusan daging kurban, yang akan menggunakan pembungkus ramah lingkungan seperti besek, daun jati, daun pisang dan lain-lain. Ini meningkatkan pendapatan ekonomi pengrajin tersebut,” ujar Zainal Abidin Sidik Ketua Tebar Hewan Kurban (THK) DD 2020.

Pada sisi lain DD mempunyai peran penting dalam menciptakan harmoni lingkungan meski di tengah pandemi Covid-19, yaitu dengan menginisiasi program kebun pangan keluarga, “Pada pengembangan kebun pangan, DD memperhatikan aspek lingkungan mulai dari pembuatan kebun pangan dengan memanfaatkan barang-barang bekas yang terbengkalai seperti ember, pipa peralon hingga kantong bekas semen sebagai polibag. Selain itu pemanfaatan lahan terbatas seperti di atap gedung, pemukiman padat hingga lahan kosong dapat dimanfaatkan sebagai kebun pangan serta menciptakan lingkungan hijau yang produktif,” ujar Bambang Suherman, Direktur Pengembangan Zakat.

Selain kebun pangan, para relawan yang tergabung di Dompet Dhuafa (DD Voulenteer) mempunyai peran dalam mengkampanyekan lingkungan, para relawan sudah mulai membuat regulasi untuk mengurangi produksi sampah dalam kegiatan kerelawanan, seperti tidak overpackage di paket paket bingkisan dan santunan anak anak, menggunakan goodie bag untuk tas bingkisan bukan plastik ulang tahun. 

“DD Voulenteer membuat gerakan yang namanya #SumpahGakNyampah ini aksi Nasional yang di mulai sejak Desember 2019 di Mojokerto yang di hadiri oleh relawan DD seluruh Indonesia, berupa komitmen bersama untuk mengurangi sampah dalam setiap aksi kerelawan dan kehidupan sehari hari, tindaklanjutnya kami membuat Indonesia community gathering dengan tema yang sama “sumpah gak nyampah” untuk mengajak komunitas lain baik komunitas lingkungan maupun non lingkungan untuk bersama sama untuk menjaga bumi dan mengurangi sampah,” ujar Fajar Firmansyah, selaku Koordinator Dompet Dhuafa Voulenteer (DDV) Nasional.

“Latar belakang kami, bumi yang sudah mulai rusak gara gara sampah. TPA yang sudah overload menampung sampah. Dan yang terpenting kami tak ingin aksi kerelawanan yang kami lakukan bisa membuat orang lain bahagia dan tersenyum namun bumi ini menangis menanggung beban sampah dari aktivitas kami,” tutup Fajar. [] Hari

Bogor Kita bersama Dompet Dhuafa berkolaborasi membentang #KebaikanKurban hingga ke daerah tak terjangkau melalui pendekatan pemberdayaan peternak lokal yang mandiri dengan tujuan agar masyarakat yang lebih membutuhkan dapat merasakan lezatnya daging kurban di Hari Raya Idul Adha 1441, terutama di masa pandemi. Baca detailnya di sini



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *