Film "Kucumbu Tubuh Indahku" garapan Garin Nugroho dituding mengandung unsur LGBT.

Bima Soal Film Kotroversial “Kucumbu Tubuh Indahku”

BOGOR-KITA.com – Film Kucumbu Tubuh Indahku garapan Garin Nugroho yang sudah tayang sejak 18 April 2019 di berbagai bioskop di Indonesia kini menjadi film yang kontroversial. Hal tersebut berawal dari munculnya petisi penolakan penayangan di website change.org yang dibuat oleh pengguna bernama Rakhmi Mashita, Jumat (26/4/2019).

Setelah viral, akhirnya beberapa daerah pun melakukan pelarangan penayangan film yang dinilai mengandung unsur LGBT, contohnya seperti Kota Depok.

Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto, saat diwawancarai terkait penayangan film tersebut yang masih tayang di beberapa bioskop di Kota Bogor, menyatakan bahwa dirinya belum tahu mengenai film kontroversial tersebut.

“Saya belum lihat, saya harus lihat dulu biar bisa dilarang atau enggak,” katanya, kemarin saat diwawancarai di Balaikota Bogor, Kamis (25/4/2019).

Bima Arya dan Dedie A Rachim yang merupakan Walikota dan Wakil Walikota terpilih periode 2019-2024 memiliki visi misi Bogor Kota Ramah Keluarga. Bima menegaskan bila memang film tersebut tidak sejalan dengan visi misi dirinya, maka film tersebut juga akan dilarang penayangannya di Kota Bogor.

“Iya kalau enggak sesuai dengan visi misi Bogor Kota Keluarga, ya diminta untuk tidak di putar di Kota Bogor, hanya saya belum lihat filmnya, tapi nanti kalau pemkot punya kewenangan akan kita larang kalau tidak sesuai, kita lihat kewenangan pemkot, saya pelajarin dasar hukumnya,” tegasnya. [] Fadil

 



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *