Pemkot Bogor Temukan Ketidaksesuaian Setoran Pajak Penitipan Motor di Jalan Mayor Oking
BOGOR-KITA.com, BOGOR – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perparkiran menemukan sejumlah persoalan di lokasi penitipan motor sepanjang Jalan Mayor Oking, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin melakukan uji petik di 21 titik penitipan motor di Jalan Mayor Oking, tepatnya di seberang Stasiun Bogor, Rabu (12/8/2026) siang.
Jenal mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk mengecek kewajiban pajak dari usaha penitipan motor yang masuk ke kas daerah.
“Dari hasil temuan di lapangan, memang ada beberapa hal yang harus dan butuh tindak lanjut lebih dalam,” kata Jenal seusai inspeksi.
Menurut dia, petugas menemukan sejumlah pemilik usaha yang belum terdaftar sebagai wajib pajak. Kondisi tersebut dinilai menjadi potensi kehilangan PAD bagi Kota Bogor.
Selain itu, hasil penghitungan manual petugas di lapangan menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara jumlah motor yang dititipkan dengan setoran pajak yang tercatat masuk ke kas daerah.
Jenal mengatakan, Pemkot Bogor akan memanggil para pemilik dan pengelola usaha penitipan motor ke Balai Kota Bogor untuk memastikan kepatuhan terhadap ketentuan perpajakan.
“Kita akan undang ke Balai Kota untuk memastikan semua patuh terhadap aturan dan kasnya, uangnya, pajaknya masuk resmi kepada pemerintah,” ujarnya.
Menurut Jenal, penerimaan tersebut nantinya dapat digunakan untuk membiayai pembangunan dan pelayanan bagi masyarakat.
Selain persoalan pajak, pemeriksaan juga mencakup legalitas usaha penitipan motor. Pemkot Bogor turut mengingatkan pengelola agar tidak menggunakan trotoar sebagai area parkir maupun tempat penitipan motor.
Jenal mengatakan, trotoar harus dikembalikan fungsinya sebagai fasilitas bagi pejalan kaki.
“Kita pastikan agar mereka tidak menggunakan trotoar sebagai tempat yang dikomersialisasi atau tempat yang dijadikan penitipan, karena pejalan kaki tertutup,” tuturnya.
Pemkot Bogor juga berencana menata trotoar di kawasan tersebut dan memasang kamera pengawas berbasis kecerdasan buatan (AI).
Menurut Jenal, teknologi tersebut nantinya dapat digunakan untuk menghitung jumlah motor yang masuk ke area penitipan.
“CCTV-nya bisa menghitung langsung angka motor yang masuk ke parkiran berapa. Alhamdulillah saya sudah menjumpai pihak IT yang mampu membuat CCTV tersebut,” katanya.[] Hari
