Pemkab Bogor Bakal Tata Ulang Rest Area Gunung Mas, Integrasikan dengan Agrowisata
BOGOR-KITA.com, CISARUA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berencana melakukan penataan ulang Rest Area Gunung Mas di kawasan Puncak, Kecamatan Cisarua. Penataan tersebut dilakukan agar kawasan rest area terintegrasi dengan Agrowisata Gunung Mas serta meningkatkan daya tarik bagi wisatawan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan penataan tersebut bertujuan meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Kami membahas integrasi antara Gunung Mas dengan rest area. Harapannya, pengunjung nantinya masuk melalui kawasan Gunung Mas dan keluar melalui rest area sehingga menjadi satu kesatuan sistem,” ujar Ajat, Minggu (2/8/2026).
Selain mengintegrasikan akses keluar-masuk, kata Ajat, pemerintah juga akan membenahi sejumlah fasilitas di kawasan rest area. Di antaranya penataan area depan yang direncanakan menjadi lokasi kantor Polsek serta penambahan berbagai fasilitas pendukung, termasuk toilet, agar kawasan tersebut semakin nyaman bagi pengunjung.
Menurutnya, penataan tersebut diharapkan menjadikan Rest Area Gunung Mas sebagai ruang publik yang dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh wisatawan, tetapi juga masyarakat sekitar Cisarua.
“Kami ingin kawasan ini menjadi daya tarik tersendiri, menjadi tempat berkumpul masyarakat Cisarua maupun para wisatawan yang datang ke kawasan Puncak,” katanya.
Pemkab Bogor menargetkan proses penataan dilakukan secara bertahap sehingga pada 2027 Rest Area Gunung Mas dapat tampil lebih baik sebagai salah satu destinasi penunjang wisata di kawasan Puncak.
Sementara itu, Asisten Legal dan Umum PTPN I Regional 2, Asep Zenal Muttaqin, mengatakan pihaknya mendukung rencana Pemkab Bogor dalam melakukan penataan ulang Rest Area Gunung Mas.
Menurut Asep, penataan tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi wisatawan, terutama saat menunggu penerapan sistem buka-tutup maupun rekayasa lalu lintas di Jalur Puncak.
“Penataan ini akan membuat wisatawan lebih nyaman saat menunggu buka tutup jalan. Selain itu, secara multiplier effect juga diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi sektor pariwisata di kawasan Puncak, termasuk mendorong perkembangan UMKM yang berada di Rest Area Gunung Mas,” katanya.[] Danu
