75 Tahun Mengabdi, Bidan Masih Hadapi Berbagai Tantangan di Garda Terdepan Kesehatan Ibu dan Anak
BOGOR-KITA.com, BOGOR – Profesi bidan genap berusia 75 tahun pada Rabu (24/6/2026). Di usia tersebut, bidan dinilai tetap menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan, terutama bagi ibu dan anak. Namun, di balik peran strategis itu, para bidan masih menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan tugas di lapangan.
Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Bogor, Linda Ratna Yanti, mengatakan pelayanan bidan tidak hanya ditujukan kepada ibu hamil dan bayi, tetapi mencakup pelayanan kesehatan sepanjang daur kehidupan.
“Bidan merupakan tenaga kesehatan yang paling mudah diakses masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang belum memiliki tenaga medis secara memadai,” ujar Linda.
Menurutnya, keberadaan bidan berperan penting dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi, serta mendukung pencegahan stunting melalui pelayanan kesehatan sejak masa kehamilan hingga pascapersalinan.
Meski demikian, Linda mengungkapkan masih banyak tantangan yang dihadapi bidan. Salah satunya adalah kondisi geografis yang menyulitkan penanganan pasien, terutama ketika lokasi pasien jauh dan akses menuju rumah sakit rujukan terbatas saat terjadi kondisi kegawatdaruratan.
Selain itu, pemerataan fasilitas kesehatan di sejumlah wilayah, khususnya pedesaan, dinilai masih menjadi kendala. Keterbatasan sarana dan prasarana tersebut berpengaruh terhadap optimalisasi pelayanan kebidanan.
Tantangan lain yang dihadapi adalah tingginya beban kerja. Menurut Linda, dalam praktiknya bidan kerap menjalankan tugas di luar tugas pokok dan fungsinya. Di sisi lain, ia juga menilai kesejahteraan bidan masih perlu mendapat perhatian, terutama di tengah transformasi sistem jaminan kesehatan.
“Dukungan dari pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan agar peran dan fungsi bidan dapat semakin optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Linda juga berharap bidan memperoleh kesempatan yang setara dengan tenaga kesehatan lainnya dalam pengembangan karier di berbagai jenjang pelayanan kesehatan, tanpa adanya perlakuan diskriminatif.
Pada peringatan Hari Bidan ke-75 tahun 2026, komunitas kebidanan internasional mengusung tema “One Million More Midwives”. Menurut Linda, tema tersebut mencerminkan masih besarnya kebutuhan tenaga bidan di dunia untuk memenuhi pelayanan kesehatan ibu dan anak.
“Artinya, dunia masih membutuhkan lebih dari satu juta bidan lagi untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan global,” pungkasnya. [] Fahry
