Milad ke-19, Yayasan Syifaul Furqon Pamer Sejumlah Prestasi
BOGOR-KITA.com, CIAWI – Yayasan Pendidikan Islam Syifaul Furqon di Desa Citapen, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, merayakan Milad ke-19 yang dirangkaikan dengan acara perpisahan siswa kelas IX SMP dan kelas XII SMK.
Kegiatan tahunan tersebut berlangsung meriah. Selain dihadiri para siswa, orang tua murid juga turut memeriahkan acara yang menjadi momentum pelepasan peserta didik sekaligus peringatan hari jadi yayasan yang telah berdiri selama 19 tahun.
Yayasan Syifaul Furqon yang sebelumnya bergerak di bidang pendidikan nonformal kini berkembang menjadi lembaga pendidikan yang dipercaya masyarakat, baik dari wilayah sekitar maupun luar daerah.
Pendidikan formal tingkat SMP yang mulai beroperasi tujuh tahun lalu kini menjadi salah satu sekolah yang diminati masyarakat. Hal serupa juga terjadi pada jenjang pendidikan SMK di bawah naungan yayasan tersebut.
Kepala SMP Yayasan Pendidikan Islam Syifaul Furqon, Abdul Sengkang Gurium, S.Pd., mengatakan bahwa sejak bertransformasi dari lembaga pendidikan nonformal menjadi yayasan pendidikan Islam, sekolah tersebut telah melahirkan ratusan lulusan.
“Pada awal berdiri, sekolah ini hanya memiliki puluhan siswa. Seiring berjalannya waktu dan meningkatnya kepercayaan masyarakat, jumlah peserta didik terus bertambah hingga mencapai ratusan,” ujar Abdul kepada wartawan, Selasa (16/6/2026).
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah program unggulan yang menjadi ciri khas sekolah, di antaranya tahfiz Al-Qur’an, tasawuf, dan tilawah Al-Qur’an.
Program tahfiz Al-Qur’an bertujuan membimbing siswa menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an. Sementara tasawuf merupakan pembelajaran mengenai dimensi spiritual Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan sunah. Adapun tilawah Al-Qur’an difokuskan pada pengembangan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Melalui berbagai program tersebut, siswa-siswi Syifaul Furqon berhasil meraih sejumlah prestasi, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi.
Tidak hanya itu, beberapa siswi SMK Syifaul Furqon juga berhasil menerbitkan karya tulis berupa buku yang dipasarkan secara daring melalui jaringan toko buku nasional.
Menurut Abdul, berbagai prestasi dan pencapaian siswa tidak terlepas dari metode pembelajaran yang diterapkan para guru. Pendekatan tersebut dinilai mampu mendorong peserta didik untuk mengeksplorasi potensi diri dan menghasilkan karya yang membanggakan.[] Danu
