Wali Kota Cek Kesiapan Acara Hari Jadi Bogor Ke-544
BOGOR-KITA.com, BOGOR – Satu hari menjelang perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun 2026, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, memimpin rapat koordinasi (rakor) yang dihadiri kepala perangkat daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor serta para pihak terkait di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Senin (1/6/2026).
Dalam rakor yang berlangsung selama 90 menit tersebut, Dedie Rachim mengecek kesiapan jajaran Pemkot Bogor sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan dan berbagai hal yang berkaitan dengan HJB ke-544 telah dipersiapkan secara matang.
“Pastikan semua telah dipersiapkan dengan baik dan matang, mulai dari rangkaian acara, rundown kegiatan, hingga para pihak yang akan diundang,” kata Dedie Rachim.
Upacara di Plaza Balai Kota Bogor akan menjadi pembuka rangkaian Hari Jadi Bogor ke-544 Tahun 2026. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Rapat Paripurna DPRD Kota Bogor yang mengagendakan peluncuran Hymne Kota Bogor, penyerahan perda dalam huruf braille dari Kementerian Sosial (Kemensos) kepada Ketua DPRD Kota Bogor, serta pemberian penghargaan kepada berbagai pihak yang telah berjasa bagi Kota Bogor, mulai dari tingkat kota hingga nasional, termasuk pencipta Hymne Kota Bogor.
Pada siang hari, rangkaian kegiatan akan diisi dengan soft launching Museum Pajajaran.
“Soft launching ini dalam rangka memperkenalkan Museum Pajajaran yang harus kita bangun secara bersama-sama. Selain itu, juga untuk memperkaya koleksi Museum Pajajaran yang nantinya akan dikurasi,” ujar Dedie Rachim.
Agenda berikutnya adalah pemberian akta kelahiran bagi bayi yang lahir pada 3 Juni serta penyerahan KTP elektronik kepada warga Kota Bogor yang tepat berusia 17 tahun.
Berdasarkan data yang disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bogor, Ganjar Gunawan, saat ini telah terdata 13 calon penerima KTP elektronik. Sementara itu, untuk penerima akta kelahiran, berdasarkan estimasi angka kelahiran terdapat dua ibu hamil yang diperkirakan melahirkan pada 3 Juni 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena, menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan Kota Bogor akan menggelar sunatan massal dengan target 544 anak. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di 25 puskesmas mulai 2 Juni 2026.
Rangkaian Hari Jadi Bogor ke-544 akan ditutup dengan Festival Pajajaran atau Helaran Pajajaran pada 27 Juni 2026.
“Saya mengingatkan agar acara tidak berlangsung terlalu lama. Timing kegiatan harus diatur dengan baik, sehingga dapat dinikmati masyarakat secara lancar dan nyaman,” kata Dedie Rachim.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, berharap pelaksanaan Hari Jadi Bogor pada tahun-tahun mendatang dapat diselenggarakan secara bergilir di enam kecamatan.
Jenal juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar HJB ke-544 menjadi momentum untuk menunjukkan sekaligus menuntaskan visi dan misi kepala daerah terpilih.
“Program-program yang sudah ada tampilkeun ayeuna, waktunya sekarang. Hari Jadi Bogor harus menjadi hadiah berupa kado-kado bagi masyarakat Kota Bogor, karena Hari Jadi Bogor adalah hajat seluruh warga Kota Bogor,” pungkas Jenal Mutaqin.
