Liga Champions: PSG Juara Redam Arsenal Lewat Adu Penalti
BOGOR-KITA.com, BUDAPEST – Luis Enrigue sukses sebagai pelatih terbaik bagi Paris-Saint Germain, karena berhasil membawa kembali asuhannya menjadi juara Liga Champions untuk kedua kalinya setelah meredam Arsenal lewat adu penalti 4-3 (1-1) di Puskas Arena, Budapest, Minggu (31/5/2026) dini hari WIB.
Enrique menyamai rekor klub Real Madrid back to back kembali jadi juara dalam era persaingan Liga Champions modern ini. Prestasi Enrique lainnya, sebelumnya sukses mengantarkan Barcelona sebagai juara Liga Champions.
“Impian kami terwujud. Sejak awal saya yakin para pemain kami bisa mengatasi Arsenal meskipun sempat tertinggal tadi pada babak pertama. Mentap pemain yang kuat menjadi kunci keberhasilan kami,” ungkap Enrique.
Berbeda dengan final musim lalu, di mana PSG sangat santai saat membabat Inter Milan 5-0, kali ini PSG harus kerja keras sampai menit akhir. Mereka sempat tertinggal dari gol cepat Arsenal menit kelima dari tendangan keras jarak dekat Kai Havertz.
Baru pada babak kedua PSG menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti sang striker Ousmane Dembele menit 65. Sampai habis waktu normal skor imbang 1-1 bertahan. Bahkan sampai habis perpanjangan waktu skor masih belum berubah yang membuat mereka harus melanjutkan dengan tendangan penalti.
Dalam drama adu penalti, eksekutor PSG, seperti Gonqalo Ramos, Desire Doue, Achraf Hakimi, dan Lucas Beraldo sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Hanya Nuno Mendes yang gagal karena tendangannya ditepis kiper Arsenal, David Raya.
Sedangkan penendang Arsenal Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes gagal mencetak gol kerena tendangannya melambung di atas mistar gawang.
Hasil ini membuat Arsenal gagal memenuhi impiannya untuk mengawinkan gelar juara Liga Primer Inggris dengan Liga Champions.
Susunan pemain:
Paris-Saint Germain: Safonov; Hakimi, Marquinhos (Zabarnyi 106′), Pacho, Mendes; Neves, Vitinha (Berlado 106′), Fabian (Zaire-Emery 95′); Doue, Dembele (Ramos 95′), Kvaratskhelia (Barcola 84′)
Arsenal: Raya; Mosquera (Timber 66′), Saliba, Gabriel, Hincapie; Rice, Lewis-Skelly (Zubimendi 91′); Saka (Madueke 83′), Odegaard (Gyokeres 66′), Trossard (Martinelli 83′); Havertz (Eze 91′)
Final Liga Champions 10 tahun terakhir
2017: Real Madrid vs Juventus 4-1 di Cardiff
2018: Real Madrid vs Liverpool 3-1 di Kiev
2019: Liverpool vs Tottenham 2-0 di Madrid
2020: Bayern Munchen vs Paris Saint-Germain 1-0 di Lisbon
2021: Chelsea vs Manchester City 1-0 di Porto
2022: Real Madrid vs Liverpool 1-0 di Saint-Denis
2023: Manchester City vs Inter Milan 1-0 di Istanbul
2024: Borussia Dortmund vs Real Madrid 0-2 di London
2025: Paris-Saint Germain vs Inter Milan 5-0 di Muenchen.
2026: Peris-Saint Germain vs Arsenal, adu penalti 4-3 (1-1) di Budapest [] Anto
