Baznas Kota Bogor Gelar Festival Qurban ke-4 di Mulyaharja
BOGOR-KITA.com, BOGOR – Badan Amil Zakat Nasional(Baznas) Kota Bogor menggelar Festival Qurban di Kebun Sayur Segar Baiturrahim, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kamis (28/5/2026).
Kegiatan tahunan yang memasuki tahun keempat tersebut diisi dengan pemotongan hewan kurban serta penyaluran daging kepada masyarakat dan lembaga keagamaan.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengapresiasi peningkatan jumlah hewan kurban yang dihimpun Baznas tahun ini. Ia menyebut jumlah kambing yang dipotong mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya.
“Ini di ujung selatan Kota Bogor, tepatnya di Kampung Lembur Sawah, alhamdulillah dari Baznas memotong 49 ekor kambing. Dari tahun sebelumnya masih sekitar 30-an, berarti ada peningkatan,” ujar Dedie.
Menurutnya, peningkatan jumlah kurban menjadi gambaran bahwa kepedulian sosial masyarakat masih tinggi meski kondisi ekonomi tengah mengalami dinamika.
“Tadi disampaikan oleh Ketua Baznas, bahwa di tengah kondisi situasi ekonomi yang sangat dinamis, tetapi kesadaran untuk berkurban itu meningkat,” katanya.
Dedie juga mengungkapkan, total hewan kurban di Kota Bogor pada Iduladha tahun ini mencapai sekitar 15.800 ekor sapi dan kambing. Ia menilai konsistensi masyarakat dalam berkurban menjadi bentuk nyata solidaritas terhadap sesama.
“Jadi patut disyukuri, bahwa kalau jumlah mungkin relatif, tetapi konsistensi masyarakat untuk terus memberikan kontribusi dan adanya kepedulian sosial dengan mengorbankan sapi maupun kambing, itulah bukti paling penting bahwa ternyata masyarakat itu masih sangat peduli, masih sangat sayang kepada sesama,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Bogor, Subhan Murtadla, mengatakan Festival Qurban tahun ini menjadi pelaksanaan keempat yang digelar Baznas Kota Bogor.
“Festival qurban tahun ini yang keempat. Tadi sudah dipotong dari mulai jam 7 sebanyak 49 ekor kambing,” ucap Subhan.
Ia menjelaskan, hasil pemotongan hewan kurban dikemas menjadi ratusan kantong daging untuk dibagikan kepada warga penerima manfaat. Selain itu, distribusi juga dilakukan ke sejumlah lembaga keagamaan di Kota Bogor.
“Penerima manfaat yang dicacah sebanyak 490 kantong, kemudian yang dibagikan untuk lembaga seperti DKM, yayasan dan pondok pesantren sebanyak 40 lembaga,” jelasnya.
Subhan menambahkan, peningkatan jumlah hewan kurban tahun ini menjadi pertanda baik terhadap kondisi sosial masyarakat dan meningkatnya semangat berbagi.
“Alhamdulillah ada peningkatan kurban tahun ini. Keadaan ekonomi berarti baik dan kesadaran untuk berkurban meningkat,” pungkasnya. [] Ricky
