Kota Bogor

Dedie Rachim dan Pramono Anung Bahas LRT Hingga Penanggulangan Banjir

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus mendorong penguatan sinergi lintas wilayah dalam kerangka aglomerasi Jabodetabek untuk menjawab berbagai tantangan perkotaan, mulai dari konektivitas transportasi massal, penanggulangan banjir, hingga penguatan sektor lingkungan dan pelayanan dasar.

Dalam pembahasan strategis bersama Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Balai Kota DKI Jakarta, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, berdiskusi terkait sejumlah agenda prioritas yang menjadi perhatian, di antaranya kelanjutan pengembangan LRT Jabodebek, integrasi layanan TransJakarta dengan rute Bogor–Blok M serta penguatan konektivitas menuju Terminal Bubulak, Senin (4/5/2026).

Selain sektor transportasi, pembahasan juga menyoroti langkah-langkah konkret dalam penanggulangan banjir melalui pendekatan kolaboratif antarwilayah, mengingat persoalan hidrologi dan aliran sungai merupakan isu yang saling terhubung dan membutuhkan penanganan terpadu dari hulu hingga hilir.

Baca juga  Sekda Ade Sarip Minta Jajarannya Pertahankan WTP

Pada kesempatan tersebut, turut dibahas peluang dukungan hibah dan bantuan penguatan lintas sektor, khususnya untuk bidang pengelolaan persampahan, pelestarian lingkungan hidup, penguatan kapasitas penyelamatan dan mitigasi kebakaran, serta pembangunan infrastruktur transportasi yang menopang mobilitas masyarakat secara lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Pembicaraan juga mengerucut pada penguatan konsep aglomerasi Jabodetabek yang kini memiliki landasan hukum melalui regulasi nasional, sehingga koordinasi lintas daerah diharapkan semakin terstruktur, terintegrasi, dan efektif dalam pelaksanaan program pembangunan.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa Kota Bogor memiliki posisi strategis sebagai kota penyangga utama Jakarta yang menjadi bagian penting dalam ekosistem pembangunan kawasan metropolitan.

Karena itu, kolaborasi lintas wilayah harus terus diperkuat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Baca juga  Pemkot Gelar Diseminasi Fraud Control Plan

“Isu transportasi, banjir, lingkungan, hingga pelayanan kebencanaan tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri. Harus ada langkah bersama dalam kerangka aglomerasi agar penanganannya lebih komprehensif, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tegas Dedie Rachim. [] Hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top