Tata Kawasan Abdullah Bin Nuh, Pos Damkar Yasmin Bakal Dipindah
BOGOR-KITA.com, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan penataan kawasan di Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Kecamatan Bogor Barat. Penataan ini dilakukan karena jalan tersebut merupakan pintu masuk sekaligus etalase Kota Bogor.
Selain penataan kawasan, Pemkot Bogor juga menyoroti kondisi sejumlah fasilitas pemerintah di sekitar lokasi. Salah satunya adalah Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Yasmin yang direncanakan akan dipindahkan ke lahan bekas pedagang kaki lima (PKL) di jalan masuk menuju Curug Mekar.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyebut kondisi Pos Damkar saat ini sudah tidak layak, terutama setelah terdampak longsor.
“Kalau Damkar ini kita lihat hari ini sudah tidak layak karena terjadi longsor, dan rencananya akan kita pindahkan ke eks lapak PKL yang di samping jalan masuk ke Curug Mekar,” ujar Dedie Rachim usai Apel pagi pada Senin (20/4/2026).
Ia mengatakan, proses penertiban di lokasi baru telah selesai dilakukan. Pemerintah kini tinggal melanjutkan tahap perencanaan hingga pembangunan yang ditargetkan berlangsung pada tahun ini.
“Jadi tadi saya pastikan penertiban sudah dilaksanakan, tinggal perencanaan dan pembangunan tahun ini,” jelasnya.
Menurut Dedie, lahan baru yang disiapkan memiliki luas sekitar 2.000 meter persegi, jauh lebih luas dibandingkan lokasi lama yang hanya sekitar 500 hingga 600 meter persegi. Dengan luas tersebut, diharapkan fasilitas Damkar dapat menjadi lebih representatif.
“Tahun ini perencanaan sampai pembangunan. Di atas lahan kurang lebih 2.000 meter persegi. Kalau yang lahan sekarang ini hanya sekitar 500-600 meter. Jadi kita geser ke Jalan Curug Mekar, mudah-mudahan bisa lebih representatif,” katanya.
Selain pembangunan fisik, lanjut Dedie Rachim, Pemkot Bogor juga akan memperhatikan kesiapan sarana dan prasarana Damkar, termasuk kemungkinan pengadaan unit mobil pemadam kebakaran baru serta kendaraan penunjang untuk operasi penyelamatan.
Di tengah keterbatasan anggaran akibat pemotongan transfer daerah, Pemkot Bogor berupaya mencari alternatif pendanaan, termasuk mengajukan bantuan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Mudah-mudahan apa pun yang harus kita laksanakan untuk memperbaiki sarana prasarana di Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor ini bisa kita lakukan,” pungkasnya. [] Ricky
