Peringatan Hari HIV/AIDS di Halaman Kantor Pemkab Subang, Senin (9/12/2019).

2.000 Penderita HIV/AIDS di Subang Akibat Ganti Pasangan

BOGOR-KITA.com, SUBANG РJumlah Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di Subang berada pada titik mengkhawatirkan. Cacatan  Komisi Perlindungan Anak (KPA) Kabupaten Subang, hampir 2.000 orang yang terjangkit HIV/AIDS hingga Juni 2019.

“Mendekati angka 2.000 pada Juni 2019 ini. DesembEr 2018 masih di angka 1.800, pada Juni 2018 sebanyak 1.766 orang. Jadi terus naik, ini kan riskan,” kata Sektertaris Komisi Perlindungan Anak (KPA) Kabupaten Subang dr Encep Sugiana usai Apel Peringatan Hari HIV/AIDS di halaman Kantor Pemkab Subang, Senin (9/12/2019).

Encep Sugiana mengatakan, jumlah tersebut didominasi usia 20 tahun hingga 40 tahun atau sebanyak 90%. Sementara untuk usia 15 tahun hingga 30 tahun berada di kisaran10 persen.

Dari penularannya, menurut Cecep, akibat hubungan seks berganti pasangan masih mendominasi terjangkitnya ODHA.

Padahal, kata Encep, pada 2030 mendatang, Dubang ditargetkan zero kasus HIV/AIDS baru, atau sudah tidak ada lagi penularan baru dan kasus kematian ODHA baru.

“Dengan fakta sekarang ini, kita harus gencar sosialisasikan untuk pencegahannya,” jelasnya

Bupati Subang H. Ruhimat mengatakan, masih banyaknya bahkan bertambahnya jumlah ODHA adalah pekerjaan rumah masing-masing individu untuk sama-sama melakukan upaya sosialisasi dan menekan penyebaran virus mematikan tersebut. Tidak hanya orang perorang, perusahaan pun harus ikut andil menyosialisasikan, setidaknya kepada karyawan yang ada di perusahannya.

Pada Apel Hari HIV/AIDS itu, Bupati menyerahkan penghargaan ke sejumlah perusahaan atas peran aktifnya dalam penanggulangan HIV/AIDS.

“Kami sampaikan terima kasih banyak atas partisipasinya dalam penanggulangan HIV/AIDS. Ini bukti kongkret, bahwa masing-masing kita punya tanggung jawab untuk menekan penyebarannya, dan merangkul penderitanya,” kata Bupati Subang H Ruhimat. [] Nandang



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *