Kab. Bogor

Warga Kritisi Proyek Rehabilitasi Jalan Atma Asnawi, Edi Kusmana Bilang Begini

BOGOR-KITA.com, GUNUNGSINDUR – Proyek rehabilitasi ruas jalan Atma Asnawi di Kecamatan Gunungsindur dituding oleh warga tidak memikirkan faktor keselamatan jiwa para pengguna jalan tepatnya pengendara kendaraan bermotor.

Pasalnya, jalan yang sudah digali oleh para pekerja di proyek tersebut, saat ini menjadi berlubang dan bergelombang. Semakin parah saat ini seringkali hujan sehingga jalan becek, berlumpur dan sangat licin.

“Parah banget kondisinya, kalau nggak pintar – pintar pilih jalan, mobil maupun sepeda motor bisa nyangkut mesinnya. Bahkan mobil saya pun pernah nyangkut disitu karena lubang yang terlalu dalam. Lokasi persisnya sebelum perempatan Prungpung,” ungkap Yusmansyah, salah seorang warga masyarakat Kecamatan Gunungsindur, Minggu (14/8/2022).

Baca juga  Menteri Desa Puji Desa Bojongkulur Kabupaten Bogor Desa Surga  

Pria yang juga dikenal sebagai aktivis lingkungan ini mengungkapkan, dirinya juga sempat melihat ada pengendara yang langsung protes keras ke petugas proyek rehabilitasi jalan tersebut.

Yusmansyah mengaku ikut turun serta ikut menyampaikan keluhan kepada petugas proyek, tapi mereka seakan santai saja. Masyarakat bukan kesal dengan lama nya pengerjaan proyek, tapi warga kesal dengan jalan yang sudah digali namun tidak diratakan kembali agar pengendara nyaman dan terjaga keselamatannya.

“Seharusnya pelaksana pekerjaan proyek jalan ini peka harus berbuat apa. Kami minta mereka bekerja profesional, serta memikirkan juga keselamatan warga,” cetus Yusmansyah.

Menanggapi adanya keluhan dan kritik tajam dari warga masyarakat, Anggota DPRD Kabupaten Bogor yang berasal dari Kecamatan Gunungsindur, Edi Kusmana Surya Atmaja meminta pihak penyedia jasa proyek tender itu bekerja lebih teliti serta lebih profesional.

Baca juga  Kirim 199 Inovasi ke Kemendagri, Pemkab Bogor Peringkat Pertama IGA 2021

“Seharusnya pihak kontraktor penyedia jasa memikirkan juga keselamatan para pengguna jalan dengan cara mengambil langkah – langkah antisipasi. Sehingga walau keadaan kurang nyaman tapi tetap terjamin keselamatan warga,” imbaunya.

Politisi sekaligus legislator dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini juga meminta pengerjaan proyek rehabilitasi jalan dapat bekerja secara profesional, tepat waktu serta memperhatikan sisi kualitas hasil pekerjaan dan keselamatan warga masyarakat pengguna jalan.

“Inikan proyek tender APBD Kabupaten Bogor, uangnya dari rakyat. Jadi proses dan hasil kerjanya harus mengutamakan kepentingan rakyat. Saya minta juga agar pihak konsutan pengawas serta Dinas PUPR dapat memperhatikan secara baik pelaksanan proyek jalan ini,” tegas EKSA sapaan akrabnya.

Baca juga  Truk Proyek Bendung Sukamahi Hilir Mudik, Warga Desa Gadog Protes Datangi Kantor Desa

Sebagai informasi, proyek perbaikan jalan ini berada dibawah naungan Dinas PUPR Kabupaten Bogor dengan nama kegiatan proyek adalah rehabilitasi jalan Prumpung – Gunungsindur – Cicangkal. Nilai kontrak proyek ini hampir mencapai 2 miliar rupiah, dengan pemyedia jasa adalah CV. DS dan konsultan pengawas PT. 4CK. [] Fahry

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top