Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, menghadiri Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H, di Masjid Atta' Awun, Kabupaten Bogor, Selasa (27/11/18) dan Masjid Raudhatul Irfan Kabupaten Sukabumi, Rabu (28/11/2018).

Wagub Jabar: Maulid Nabi Muhammad SAW Momentum Meningkatkan Kasih Sayang

BOGOR-KITA.com – Peringatan hari lahirnya Nabi Muhammad SAW, menjadi momen meningkatkan kasih sayang. Hal ini dikemukakan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H, di Masjid Raudhatul Irfan Kabupaten Sukabumi, Jabar Rabu (28/11/2018).

Uu mengimbau masyarakat untuk membuang jauh- jauh rasa benci. Karena peringatan Maulid, sejatinya adalah hari kasih sayangnya umat Islam di seluruh dunia.

“Perbedaan adalah warna, kebersamaan yang utama,” kata mantan Bupati Tasikmalaya ini.

Bagaimana cara mengamalkan kasih sayang? Caranya, kata Uu, melupakan amalan baik yang telah kita lakukan kepada orang lain, dan melupakan amalan buruk yang sudah orang lakukan pada diri kita.

“Sebaliknya ingatlah selalu, kebaikan orang lain yang dilakukan pada diri kita, dan ingatlah keburukan yang pernah kita lakukan pada orang lain,” katanya.

Dengan cara seperti ini akan tumbuh kesadaran sebagai upaya instropeksi dalam memperbaiki diri sekaligus menumbuhkan rasa cinta, kasih sayang terhadap sesama, dan pada akhirnya akan tumbuh ukhuwah Islamiyah yang kokoh dalam membangun peradaban Ummat.

Sebelumnya Uu juga hadir pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H, di Masjid Atta’ Awun, Jalan Raya Puncak KM.90 Kabupaten Bogor, Selasa (27/11/18).

Dalam kesempatan itu Uu mengemukakan bahwa ia memaknai Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momen persatuan, di mana pada kegiatan Maulid, umat berkumpul, berbagi ilmu agama, bersilaturahim, dan mempererat persaudaraan.

“Ilmu agama yang didapat, ditambah eratnya silaturahim akan mengakselerasi masyarakat menuju Jabar Juara Lahir Batin,” kata Uu yang juga politisi PPP.

Uu menyebut, di masa Pemerintahan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, Pemprov Jabar tak hanya “ngabret,” atau mengakselerasi pembangunan lahiriyah atau fisik saja, akan tetapi pembangunan akhlak manusia pun tak dilupakan.

“Sehingga bukan hanya lahiriyah yang kita perjuangkan, kita dorong untuk sukses, tetapi juga batin, akhlak lewat berkumpulnya umat, di pengajian. Oleh karena itu Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momen menuju sukses Jabar Juara Lahir dan Batin,” katanya. [] Admin/Sumber: Humas Jabar



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *