Kota Bogor

Tahun 2016, Tahun Penataan Ruang Publik Untuk Keluarga

BOGOR-KITA.com – Jika dibandingkan tahun 2015 lalu, panjang pedestrian jalan utama meningkat hampir 200 persen. Sedangkan secara keseluruhan, panjang prasarana pedestrian yang meningkat kapasitasnya termasuk pelebaran prasarana pedestrian telah mencapai 8,231 km atau 169,57 persen dari target 4,854 km.

Pembangunan pedestrian terutama di lingkar Kebun Raya Bogor (KRB) telah menarik minat masyarakat untuk menikmatinya. Pada hari libur dari pukul 07.00 WIB-08.00 WIB tercatat sedikitnya sekitar 3.700 warga yang melakukan berbagai aktivitas.

Pembangunan dan revitalisasi pedestrian itu merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Bogor dalam program penataan ruang publik, pedestrian, taman dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang termasuk ke dalam enam skala prioritas.

Hal itu terungkap dalam paparan terbuka Wali Kota Bogor Bima Arya saat digelarnya Refleksi 3 Tahun Kepemimpinan Bima-Usmar di IPB International Convention Center (IICC) Bogor, Jumat (7/4/2017) yang dihadiri Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman, Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat, seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, para pimpinan Muspida serta ratusan undangan.

Baca juga  Penerapan Sistem Satu Arah Bagian Penataan Transportasi Kota Bogor

Oleh karena itu, dijelaskan Bima, tahun 2016 menjadi tahun yang penting dalam penataan ruang publik di Kota Bogor. Ada beberapa pekerjaan besar yang telah dilakukan untuk terus mendorong perubahan bagi Bogor sebagai kota yang ramah bagi pejalan kaki (walkable city) dan kota yang membuat para warganya nyaman untuk berinteraksi sosial.

“Pembangunan pedestrian dan jalur sepeda di seputar Kebun Raya adalah salah satunya. Jalur ini telah menjadi destinasi favorit bagi warga untuk berolahraga setiap hari pada waktu pagi atau sore hari. Penyelesaian pembangunan jalur pedestrian ini telah memperpanjang prasarana pedestrian jalan utama terbangun yang telah mencapai 4,734 km atau 101,33 persen dari target 4,672 km,” ungkapnya.

Baca juga  Keluarga Ahli Waris Merestui Nama KH. Muhammad Falak Jadi Nama Jalan R3

Selain pembangunan pedestrian dan jalur sepeda di seputar Kebun Raya, sambungnya, pencapaian pada pembangunan pedetrian dihasilkan dari pelaksanaan dari berbagai kegiatan seperti peningkatan trotoar Jalan Heulang dan Jalan Ahmad Sobana, peningkatan trotoar Pulo Empang, perbaikan trotoar seputar alun-alun Empang dan Jalan Cikaret, peningkatan trotoar Jalan Saleh Danasasmita, perbaikan trotoar Jalan Aria Suryawinata, peningkatan trotoar Jalan Malabar, Jalan Brigjen Saptaji, Jalan Sudirman dan seputar Sempur serta peningkatan trotoar Jalan Sindang Barang Loji.

“Penataan ruang publik di tahun 2016 ditandai dengan dimulainya proses revitalisasi Lapangan Sempur dengan konsep baru sebagai taman yang bertemakan rekreasi keluarga dan olahraga. Awal tahun ini, warga sudah bisa melakukan aktivitas olahraga dan rekreasi keluarga,” tuturnya.

Baca juga  Masih Semrawut, DPRD Agendakan Bahas Penataan Simpang Ciawi

Taman Sempur, menurut Bima, adalah satu dari empat taman kota yang baru dibangun di tahun 2016. Taman yang lain adalah Taman Matematika dan Taman Calincing di Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan, Bogor Utara yang bertemakan taman lingkungan atau taman kekerabatan, dan Taman Kaulinan di Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah yang bertemakan permainan tradisional anak-anak.

“Karena selain sebagai sarana berolahraga, taman-taman yang dibangun itu juga bertujuan sebagai tempat untuk berinteraksi. Anak-anak menikmati permainan, antar warga saling menyapa. Taman juga sebagai oksigen jiwa,” kata Bima. [] Admin

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top