Kab. Bogor

Sugeng Dukung Nurhayanti Seleksi Direksi PD Pasar Tohaga Secara Profesional

Sugeng Teguh Santoso

BOGOR-KITA.com – Perusahaan Daerah (PD) Pasar Tohaga, milik Pemerintah Kabupaten  (Pemkab) Bogor, harus dipimpin oleh direksi yang terpilih berdasarkan hasil seleksi yang kredible. Direksi yang seperti itu hanya mungkin terpilih melalui seleksi yang dilakukan oleh panitia seleksi (pansel) yang kredible pula.

Hal ini dikemukakan Ketua Yayasan Satu Keadilan, Sugeng Teguh Santoso dalam siaran pers yang dikirim ke Redaksi BOGOR-KITA.com, Kamis (26/2/2015).

“Pansel yang kredible, seyogyanya tidak hanya beranggotakan orang dari internal birokrasi Pemkab Bogor, tetapi juga harus dari luar birokrasi,” kata Sugeng yang juga pendiri Lembaga Bantuan Hukum Keadilan Bogor Raya (LBH KBR).

Masa kepemimpinan Direksi PD Pasar Tohaga yang sekarang akan berakhir 23 Maret 2015. Namun, sampai saat ini belum ada proses pemilihan direksi baru. Panitia seleksi (pansel) sendiri belum terbentuk. Plt Bupati Nurhayanti, mengatakan, hal itu terjadi karena pihaknya masih menunggu hasil kajian peraturan bupati.

Baca juga  Pemuda Pancasila Kemang Gelar Rapat Pemilihan Pengurus Pimpinan Anak Cabang

PD Pasar Tohaga yang dipimpin oleh Cahya Vidiadi selama delapan tahun, memiliki aset cukup besar mencapai Rp 1.3 triliun, berupa bangunan dan tanah dari 24 pasar tradisional yang dikelolanya. Dari 24 pasar tradisinonal  itu, tinggal tujuh pasar yang belum direvitalisasi, yakni Pasar Cicangkal, Cileungsi, Cibinong, Citeureup I, Parungpung, Cigombong, dan Pasar Jonggol.

Sugeng Teguh Santoso yang juga pengacara mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin menegaskan, Kabupaten Bogor sudah meluncurkan program menjadikan Kabupaten Bogor menjadi kabupaten termaju dalam lima tahun ke depan. Program yang duluncurkan sejak kampanye pasangan Rachmat Yasin – Nurhayanti, sudah dikukuhkan oleh DPRD Kabupaten Bogor. “Karena itu sudah menjadi tanggung jawab semua pihak untuk mencapainya,” kata Sugeng.

Baca juga  SP3 Kejati Jabar Tidak Jelas, KPK Diminta Ambil Alih Kasus Angkahong

PD Pasar Tohaga dengan aset mencapai Rp1,3 triliun, imbuh Sugeng, bisa memberikan kontribusi besar terhadap pencapaian Kabupaten Bogor sebagai kabupaten termaju. Kalau terus dikembangkan dengan manajemen profesional, asetnya diyakini akan terus bertambah, yang dengan sendirinya semakin besar pula kontribusinya terhdap pencapaian kabupaten termaju. “Dalam kaitan ini perlu didukung Bupati Nurhayanti membentuk Pansel Direksi PD Pasar Tohaga yang kredibel, karena hanya dengan demikian bisa dihasilkan direksi yang profesional,” kata Sugeng.

Pansel yang kredible itu sendiri menurut Sugeng, adalah adalah pansel mengikuti tuntutan zaman dan sesuai dengan prinsip good corporate government (GCG), yaitu menganut prinsip partisipatif. Artinya pansel tidak melulu terdiri dari kalangan birokrat. Karena bila hanya terdiri dari kalangan birokrat, diragukan terpilih direksi yang kredible, karena faktor kepentingan akan sangat kuat, yang selanjutnya akan mengurangi kualitas direksi terpilih. Sementara untuk mendukung pencapaian Kabupaten Bogor sebagai kabupaten termaju, dengan salah satu pencirinya adalah terbangunnya pasar di seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor, diperlukan direksi yang profesional, yang hanya mungkin terpilih melalui pansel yang kredible yaitu kombinasi kalangan internal birokrasi dan kalangan eksternal. “Secara administrasi anggota pansel diseleksi oleh birokrasi, tetapi uji kelayakannya diserahkan misalnya kepada lembaga independen bekerja sama dengan perguruan tinggi negeri,” tutup Sugeng. [] Admin

Baca juga  Pilipus Tarigan Tanggapi Surat Terbuka Harry Ara Kepada Sugeng Teguh Santoso
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top
error: Content is protected !!