Dedie A. Rachim dalam acara Sosialisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2020 di Aula Cakti Buddhi Bhakti, Kantor Pusat Ditjen Pajak Kemenkeu, Jakarta, Kamis (14/11/2019) sore.

Sri Mulyani Sorot Efisiensi APBD, Dedie: Pangkas Biaya Perjalanan Dinas

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Kita akan menyesuaikan arahan Menteri Keuangan dengan tetap mengedepankan keefektifan dan efisiensi anggaran. Bahkan, termasuk memangkas biaya perjalanan dinas bagi para pejabat dinas di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Hal ini dikemukakan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menanggapi arahan Menteri Keuangan Sri Mulyani kepada 540 kepala daerah se-Indonesia yang hadir pada acara Sosialisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2020 di Aula Cakti Buddhi Bhakti, Kantor Pusat Ditjen Pajak Kemenkeu, Jakarta, Kamis (14/11/2019) sore.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim merupakan salah satu kepala daerah yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam pidatonya, Sri Mulyani menyoroti rendahnya efisiensi dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Mengingat hampir 70 persen dari total APBD merupakan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah.

“Salah satu belanja pemerintah daerah yang membuat anggaran tidak efisien adalah belanja perjalanan dinas. Porsinya bisa mencapai 13,4 persen dari keseluruhan rata-rata belanja pemerintah daerah. Tolong, perjalanan dinas untuk sosialisasi satu kali setahun saja. Jangan wira-wiri,” ujar Sri Mulyani.

Untuk menekan belanja perjalanan dinas tersebut, menurut Sri Mulyani, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengarahkan setiap kementerian atau lembaga untuk mengatur dengan tepat guna sosialisasi pejabat daerah bisa lebih terkoordinasi.

Dedie A Rachim mengemukakan, pihaknya akan menyesuaikan diri dengan arahan Menteri Keuangan.

“Tentunya dengan tetap mengedepankan keefektifan dan efisiensi anggaran. Termasuk memangkas biaya perjalanan dinas. Kemudian harapan Menteri Keuangan juga untuk melaksanakan pengadaan barang dan jasa pemerintah lebih tepat guna dan tepat sasaran agar bisa menekan pemborosan anggaran,” tegasnya. [] Admin/Humas Pemkot Bogor



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *