Snapa, Aplikasi Bank Dunia Untuk Penanggulangan Kemiskinan

Snapa, Aplikasi Bank Dunia Untuk Penanggulangan Kemiskinan

BOGOR-KITA.com – Kota Bogor kembali dipilih sebagai pilot project. Kali ini Bank Dunia yang menawarkan Kota Bogor sebagai pilot project penerapan aplikasi Sub National Poverty Assessment (Snapa). Aplikasi berbasis website ini diklaim mampu menyatukan seluruh data dari 17 Dinas yang menangani penanggulangan kemiskinan di Kota Bogor.

Kepala Bidang Perencanaan, Sosial Budaya dan Pemerintahan Bappeda Kota Bogor Rudiyana mengatakan, selama ini dinas yang ada di Kota Bogor masing-masing melakukan pendataan. Diantaranya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang mendata tenaga kerja, Dinas kesehatan yang mendata jumlah pasien, kematian ibu dan anak, serta Dinas Pendidikan yang mendata pelajar dan dinas-dinas lainnya. “Semua data tersebut disimpan sendiri-sendiri dan hanya akan dipublikasi jika diminta datanya,” jelas Rudi seusai briefing staf Selasa (21/2/2017) di Balaikota, Bogor.

Dengan memanfaatkan aplikasi Snapa, semua data tersebut akan diintegrasikan dalam satu aplikasi. Selain mengintegrasikan data, Snapa juga memudahkan dinas untuk menganalisa data-data yang ada, sehingga strategi penanggulangan dan penangan kemiskinan ke depan akan diperkuat dengan basis data dan fakta yang lebih kuat.

Baca juga  Cari Posko Mudik? Buka Aplikasi Peta Jelajah Nusantara

“Snapa juga bisa memperlihatkan kondisi fiskal Pemkot Bogor, khususnya besaran porsi APBD yang digunakan untuk pendidikan, kesehatan, dan lainnya untuk membantu masyarakat tidak mampu,” kata dia.

Menurutnya, analisa tidak hanya dilakukan kepada warga miskin saja tetapi juga warga yang rentan miskin. Pasalnya, sampai pada tingkat kesejahteraan 15 persen sangat rentan menjadi miskin ketika terjadi krisis moneter, PHK, bencana dan lainnya. Selain itu, lewat Snapa bisa terlihat pertumbuhan perkapita masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraannya. “Setelah adanya Snapa, diharapkan bisa terlihat jumlah realisasi anggaran penanggulangan kemiskinan yang tersebar di seluruh OPD.” Pungkasnya. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *