Kota Bogor

Sekda Syarifah Sebut Pekerjaan Jembatan Satu Bakal Dilanjut Ditahap Kedua

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Pembangunan Jembatan Satu di Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal telah rampung di tahap kesatu.

Rencananya untuk tahap kedua akan dilanjutkan pada tahun 2023 ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Syarifah Sofiah Dwikorawati mengatakan pembangunan Jembatan Satu merupakan pekerjaan yang menggunakan dana Biaya Tak Terduga (BTT) dengan BTT skema penunjukan.

Dikarenakan pekerjaan ini waktunya tidak mencukupi, kata Syarifah maka pihaknya akan melakukan perpanjangan pekerjaan masa darurat.

“Pekerjaan ini setelah ada perpanjangan maka nanti dilanjutkan lagi. Ini kan masih pembenahan, jalan ini harus dibeton lagi karena labil, jadi ada pembenahan di bawah sampai ke jembatan. Rencana juga akan dibikin untuk pejalan kaki, ini juga akan diperlebar kalau mobil mau lewat sini manuvernya lebih enak karena jalannya sudah lebar nanti,” ucap Syarifah usai meninjau pembangunan jembatan satu pada Selasa (3/1/2023).

Baca juga  PWI Kota Bogor Gelar Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian Agustus 2020

Syarifah mengungkapkan seluruh anggaran untuk pembangunan jembatan satu ini sebesar Rp2,3 miliar. Namun yang terserap hanya Rp1,7 miliar.

Dengan demikian, kata Syarifah sisa biaya di tahap satu akan digunakan pada pekerjaan tahap kedua. Namun itu dilakukan setelah turun surat masa perpanjangan bencana.

“Kami minta Dinas PUPR hitung lagi, karena masih ada perpanjangan untuk dilebarkan, tapi intinya prosedurnya ditempuh. Mudah-mudahan kami dalam rangka penanganan bencana, sekaligus penanganan disini (jembatan satu) karena ini jalannya labil dan bisa dilebarkan supaya manuvernya bagus untuk kendaraan,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Chusnul Rozaqi menuturkan, pekerjaan jembatan satu pada tahap 1 sudah sudah selesai. Untuk usulan tahun ini baru dikerjakan 1,5 bulan dan usulan awal pengerjaan 3 bulan. Sehingga akan kembali berjalan, tahun 2023 ini dengan pengerjaan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan jalan dilebarkan pada bulan Maret 2023.

Baca juga  Sekda Apresiasi Program IUWASH Plus di Kota Bogor

“Kami ajukan dahulu, setelah ada Surat Keputusan (SK) penanganan bencana baru kami bisa kembali kerjakan. Jalan akan ditutup lagi, agar areal kerja lebih luas dan tidak banyak gangguan. Setelah nanti SK sudah ada, lalu ajukan anggaran dan bisa kembali dikerjakan. Untuk kendala saat ini ya musim hujan sudah biasa diawal tahun, kami berharap tidak ada yang longsor. Karena dengan tidak ada kendaraan yang lewat tanah tidak akan labil,” pungkasnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top