Kab. Bogor

Samisade Ade Yasin Antarkan Desa Pondok Udik 8 Besar IDM Tertinggi di Indonesia 2021

pondok udik
Samisade di Desa Pondok Udik

BOGOR-KITA.com, CIBINONG – Program unggulan Bupati Bogor Ade Yasin, Satu Miliar Satu Desa (Samisade) berhasil mengantarkan Desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, masuk peringkat kedelapan Indeks Desa Membangun (IDM) tertinggi tahun 2021. Dengan nilai IDM 0,9778 dan persentase pertumbuhan + 0,39 %.

Hal ini berdasarkan publikasi data mengenai IDM tahun 2021 yang dirilis Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia. Data tersebut berdasarkan hasil survei yang dilakukan secara internal pada tahun 2021, untuk mengukur capaian kinerja selama satu tahun pada 74.957 desa.

Untuk diketahui,  Indeks desa membangun membagi desa menjadi lima tingkatan, yakni mandiri, maju, berkembang, tertinggal dan sangat tertinggal. Saat ini di Kabupaten Bogor tidak ada desa tertinggal maupun sangat tertinggal.

IDM 2021

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, optimistis program Samisade dapat membuat desa mandiri dan maju. Ade Yasin sudah menyalurkan Samisade senilai Rp318,5 miliar untuk 356 desa. Program bantuan keuangan ini dipakai untuk menstimulasi pembangunan infrastruktur desa yang berasal dari APBD Kabupaten Bogor.

Baca juga  Camat Cijeruk Telusuri Jalan Desa yang akan Didanai Program Samisade

“Program Samisade dapat mendorong pemulihan ekonomi sekaligus mempercepat pencapaian Sustainable Development Goals (SDG’s) Desa. Program Samisade dengan pola padat karya diharapkan dapat membawa dampak penyerapan tenaga kerja dan menggerakkan sektor riil di akar rumput dan menciptakan multiflier effect yang mendorong pemulihan ekonomi sekaligus mempercepat pencapaian SDG’s Desa,” kata Ade Yasin.

Sebelumnya, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menyatakan bahwa Kabupaten Bogor, Jawa Barat nihil desa berstatus tertinggal mulai tahun ini. Kemendes PDTT pada pada situs resminya, kemendesa.go.id, Senin (26/7/2021) menyatakan bahwa empat desa di Kabupaten Bogor yang pada tahun 2020 masih berstatus desa tertinggal, kini naik status menjadi desa berkembang.

Baca juga  Peluncuran Program Samisade di Pasir Gaok dan Candali, Camat Rancabungur Ingatkan Pemdes Jangan Main - main

Terkait hal tersebut, Ade Yasin mengungkapkan, Samisade tak hanya mengentaskan desa tertinggal, tapi juga mendorong desa dari status berkembang menjadi maju.

“Mengentaskan desa tertinggal memang menjadi salah satu target di tahun 2021. Sejak awal menjabat pada tahun 2018 hingga akhir tahun 2021 kita berhasil menaikan status 45 desa tertinggal menjadi desa berkembang dan desa maju,” tandas Ade Yasin.

Ade Yasin mengungkapkan, beberapa program pendukung juga diluncurkan seperti bantuan sewa toko dan bantuan peralatan pemasaran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari Dinas Koperasi dan UMKM. Kemudian bantuan bibit ikan untuk para budidaya ikan dari Dinas Perikanan dan Peternakan.

“Selanjutnya, pembangunan enam lumbung pangan dan empat lantai jemur padi, bantuan mesin peralatan dan optimalisasi toko tani, serta fasilitas Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dari Dinas Ketahanan Pangan,” tambahnya. [] Hari

Baca juga  Ade Yasin Launching Program Samisade di Kantor Desa Cipenjo Cileungsi
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top