Kota Bogor

Reses dengan Warga Cibadak, Lusiana Nurissiyadah Dibanjiri Aspirasi

Keterangan foto : Lusiana Nurissiyadah Reses bersama warga Kelurahan Cibadak
Lusiana Nurissiyadah reses, Senin (12/4/2021)

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Anggota DPRD Kota Lusiana Nurissiyadah kembali melakukan reses di masa sidang kedua di Rumah Aspirasi di Perumahan Bukit Cimanggu City, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Senin (12/4/2021).

Agenda reses kedua ini adalah mendengarkan aspirasi dari warga Kelurahan Cibadak. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu pun mendapat banyak aspirasi dari masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Lusiana menerima beberapa keluhan. Keluhan yang disampaikan warga seperti adanya beberapa pembangunan infrastruktur yang belum terealisasi dan kenaikan honor guru ngaji.

“Memang sebagian aspirasi warga belum terealisasi semua, tapi saya akan tetap dorong agar pembangunan di wilayah Kelurahan Cibadak bisa terealisasi di tahun berikutnya,” ucap politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Baca juga  Reses di Kelurahan Loji, Rifki Alaydrus Dorong Pembangunan di Wilayah

Salah satunya dari Ketua RW 10 Kelurahan Cibadak, Saepudin, menurutnya masih ada apirasi di wilayahnya yang belum terealisasi, namun masyarakat di Kelurahan Cibadak sudah merasakan manfaat hadirnya Lusiana sebagai anggota DPRD Kota Bogor.

“Alhamdulillah 2 tahun bu Lusiana menjabat sebagai anggota dewan sudah ada yang dirasakan manfaatnya oleh warga RW 10, seperti PJU, BSPS juga sudah terlaksana dengan baik,” kata Saepudin.

Saepudin mengaku, pihaknya akan tetap mengajukan aspirasi yang belum terealisasi. Ia berharap  di tahun berikutnya bisa terealisasi dengan baik.

“Masih banyak di RW 10 yang belum terjamah seperti turap, padahal pengajuan pada tahun 2020 kemarin, semoga tahun depan bisa terealisasi,” harapnya.

Baca juga  Sri Rahayu Reses, Temui Konstituen di Tiga Titik di Purwakarta

Sementara, ketua RW 07 Kelurahan Cibadak Iman Sopian mengaku ingin mengembalikan marwah peternak ikan hias di wilayahnya, untuk itu dirinya meminta bantuan kepada Lusiana.

“Pada intinya harapan saya selaku peternak ikan hias masih terkendala dengan permodalan, karena saya sebagai pemimpin warga tahu persis dengan kondisi ekonomi warga di RW 07, apalagi dengan keadaan pandemi sekarang ini, banyak peternak ikan hias tidak bisa membuka usahanya lagi,” jelasnya.

Dengan demikian, dirinya ingin pemerintah memperhatikan para peternak ikan hias.Harapan saya semoga ada bantuan permodalan dari pemerintah maupun dari DPRD Kota Bogor,” ujarnya.

Di tempat yang sama Ketua Majelis Ta’lim Darussalam di RW 09, Lilis menuturkan masih banyak guru ngaji di RW 09 Kelurahan Kedung Badak yamg belum mendapatkan honor. “Di RW 09 masih banyak guru ngaji belum mendapatkan uang operasional,” tuturnya.

Baca juga  Rifki Alaydrus Inisiasi Program Kampung Juara untuk Warga

Namun, tambah Lilis, dengan hadirnya Lusiana, banyak majelis ta’lim di Kelurahan Cibadak semakin rutin mengadakan pertemuan.

“Bu Luisana tidak lupa dengan majelis ta’lim, semoga pertemuannya lebih banyak lagi,” tutupnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top
error: Content is protected !!