Kota Bogor

Prof Bibin Rubini: Pendidikan Sains Sangat Penting di Abad 21  dan Era New Normal

Rektor Unpak Prof Dr Bibin Rubini, M.Pd

BOGOR-KITA.com, BOGOR –  Pendidikan sains yang berkualitas sangat penting di abad 21 dan era new normal. Karena melalui pendidikan sains, siswa dapat terlibat langsung pada aktivitas sains sehari-hari.

Hal ini dikemukakan Rektor Unpak Prof Dr Bibin Rubini, M.Pd, saat tampil sebagai keynote speaker dalam Seminar Nasional Pendidikan bertema “Pembelajaran IPA Berbasis Literasi Sains di Abad 21 dan New Normal” yang diselenggarakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Prodi Pendidikan IPA  Pascasarjana Universitas Pakuan (Unpak) dan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, secara daring, Sabtu (17/4/2021).

Diikuti 235 peserta dari seluruh Indoneisa, seminar menampilkan pembicara, Prof. Dr. Indarini Dwi Pursitasari, M.Si., (Guru Besar Pendidikan IPA Unpak dan Ketua PKM), Mohammad Solihin, M.M.Pd., Kadis Pendidikan Kabupaten Sukabumi, dengan moderator Mohamad Iqbal, M. Kom (Dosen  FMIPA Unpak)

Baca juga  Respons Instruksi Bupati Bogor soal New Normal, Diskominfo Tata Ulang Ruang Kerja

“Pendidikan harus mampu menjamin peserta didik lebih terampil untuk bekerja dan bertahan dalam hidup (life skills). Karena itu, 4 kompetensi jadi penting yaitu communication, collaboration, criticalthinking, dan creativity,” ujar Prof Dr Bibin.

Prof. Dr. Indarini Dwi Pursitasari, M.Si. mengemukakan hal sama. Dikatakan, pendidikan sains penting agar pengetahuan ilmiah menjadi landasan dalam berpikir dan hidup secara ilmiah dan kritis.

“Literasi sains penting untuk mengembangkan keterampilan membuat keputusan. Karena itu, literasi sains harus mampu mendekati masalah kehidupan. Praktik pembelajaran sains harus seiring dengan dimensi sosial dan mampu mendorong siswa berpartisipasi aktif, baik dari sisi konteks, pengetahuan, kompetensi, dan sikap” ujarnya.

Prodi Pendidikan IPA Pascasarjana Unpak meraih akreditasi A tahun 2020. Prodi ini memiliki konsentrasi Pendidikan IPA, Pendidikan Biologi, Pendidikan Fisika dan Pendidikan Kimia.

Baca juga  Jabar Masuk New Normal Mulai 1 Juni 2020

Selain berkomitmen mengembangkan kualitas pembelajaranm SDM, penelitian, dan iptek, pendidikan IPA pun akan terus bermitra dan melibatkan guru-guru IPA di berbagai daerah, seperti Bogor dan Sukabumi. Melalui program kemitraan, Prodi Pendidikan IPA akan terus berkiprah dalam mewujudkan literasi sains di bumi Indonesia. [] Hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top