PKK Kota Bogor Kenalkan Lima Kasih untuk Turunkan Tingginya Angka Perceraian

PKK Kota Bogor Kenalkan Lima Bahasa Kasih untuk Turunkan Angka Perceraian

BOGOR-KITA.com – Tingginya angka perceraian di Kota Bogor membuat Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Bogor membuat program ‘’Ketahanan Keluarga’. Program ini bertujuan untuk menurunkan angka perceraian yang sering kali disebabkan karena kurangnya pemahaman tentang watak pasangan masing-masing.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bogor Yane Ardian mengatakan, dalam Ketahanan Keluarga PKK Kota Bogor memiliki program Rumah Aman dan Nyaman serta Gerbang Cinta. Arti dari Aman yakni setiap rumah aman pangan, sandang dan papan. Sementara Nyaman berkaitan dengan hubungan komunikasi antar keluarga dan masyarakat luas.

“Kami memberikan pemahaman tentang watak karakter perempuan dan laki-laki yang berbeda. Serta bagaimana mengatur emosi diri sendiri dan orang lain. Karena ketidakpahaman akan karakter menjadi faktor utama penyebab perceraian,” ujar Yane di Taman Ekpresi, Bogor, Senin (21/3/2016)

Yane menambahkan, program Gerbang Cinta merupakan gerakan bersama membangun cinta dan integritas di setiap keluarga di Kota Bogor. Dengan memiliki cinta kasih antar sesama akan mengurangi konflik-konflik rumah tangga, terutama terkait permasalahan ekonomi. Padahal jika saling memahami dan sabar tidak akan langsung menggugat cerai.

“Harus paham dengan lima bahasa kasih bagi suami dan istri yaitu sentuhan, materi, pujian, layanan dan uang,” jelas Yane

Dalam hal ekonomi, lanjut Yane, ada program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) yakni ibu rumah tangga diberikan pendidikan dan wawasan agar mampu menjadi kepala rumah tangga yang baik. Sementara, untuk Gerbang Cinta akan di-launching pada Kamis (21/4/2016) mendatang.

“Jika kedepannya program ini bisa sampai ke dasawisma, harapannya bisa mengarah untuk calon pengantin juga,” pungkas Yane. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *