Kab. Bogor

Massa Rizieq Shihab Datangi Mapolsek Megamendung, Sampaikan Sejumlah Tuntutan

Massa Jamaah HRS datangi Mapolsek Megamendung

BOGOR-KITA.com, MEGAMENDUNG –  Tuntutan meminta Muhammad Rizieq Shihab dibebaskan terus disuarakan sejumlah massa di berbagai daerah. Seperti yang dilakukan ratusan massa FPI Kecamatan Megamendung yang mendatangi Mako Polsek Megamendung, Kabupaten Bogor, Rabu (16/12/2020).

Massa yang menamakan jamaah HRS ini diperkirakan berjumlah ratusan yang berkumpul tepat di depan Mapolsek Megamendung. Mayoritas dari mereka mengenakan pakaian serba putih, bersorban, juga mengenakan peci di kepalanya.

Dengan menggunakan toa yang dipasang di mobil seorang dari mereka menyuarakan aspirasi terkait masalah yang tengah melanda Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab.

“Takbir, Takbir,” teriaknya.

“Allahuakbar,” sambung para simpatisan.

Terdengar, seorang menyebut sosok Rizieq Shihab bukan koruptor, penjahat, maupun pembunuh. Sambil menyilangkan kedua tangan dan mengacungkan ibu jari layaknya ketika Rizieq Shihab usai diperiksa penyidik di Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu. Jamaah meminta agar Rizieq Shihab dibebaskan.

Baca juga  Penjelasan RS Ummi soal Kepulangan Habib Rizieq

Dengan sikap yang sama, mereka pun bersama mengaku siap ditahan demi Rizieq Shihab. “Kami siap ditahan demi Habib Rizieq Shihab. Tolong tegakkan keadilan,” teriak para jamaah.

Kapolsek Megamendung AKP Susilo menuturkan, kedatangan para simpatisan Rizieq Shihab yakni memberikan sebuah petisi.

Menurutnya, di dalam petisi tersebut tertulis agar Imam Besar FPI Rizieq Shihab dapat dibebaskan. Selain itu,  pengusutan 6 Laskar FPI yang tewas tertembak tetap dilakukan hingga tuntas.

“Banyak poinnya. Secara garis besar pembebasan Rizieq Shihab dan pengusutan enam Laskar yang tewas,” tuturnya.

Seperti diketahui seusai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Polda Metro Jaya atas kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta, Sabtu (12/12/2020). Imam Besar FPI Rizieq Shihab pun langsung ditahan.

Baca juga  Tidak Lapor Hasil Swab HRS, Pemkot Bogor akan Beri Sanksi RS UMMI

Kembali ke Megamendung, perlahan para jamaah membubarkan diri. Ada yang menuju Gadog, ada pula yang menuju ke Ponpes Alam dan Argokultural Markaz Syariah, Desa Sukagalih, Megamendung, Kabupaten Bogor.

Akibat aksi ini jalur alternatif Gadog-Cikopo Selatan mengalami kemacetan. Lalu-lalang kendaraan tersendat dari kedua arah. [] Danu

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top