Lima Tokoh Kota Bogor Diajukan Menjadi Pahlawan Nasional

Lima Tokoh Kota Bogor Diajukan Menjadi Pahlawan Nasional

BOGOR-KITA.com – Bagian Kemasyarakatan (Kemas) Setdakot Bogor melalui Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) merekomendasikan gelar pahlawan nasional kepada lima nama tokoh Kota Bogor ke tingkat Provinsi Jawa Barat. Hal ini merupakan bentuk keprihatinan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor karena belum adanya pahlwan nasional dari Kota Bogor.
Anggota TP2GD Arief Rachman Badarudin mengatakan, tim ini sudah dibentuk sejak 12 Juni 2015 lalu. Sejak didirikan, ti ini terus melakukan pendataan sekaligus penelitian terhadap tokoh-tokoh yang memang mempunyai kiprah atau pernah berjuang untuk Kota Bogor. Berdasar pendatan tersebut, ada lima tokoh yang sudah direkomendasikan Walikota yakni Letnan Jenderal Ibrahim Adji, K. H. Sholeh Iskandar, Dr. Marzoeki Mahdi, R. Ipik Gandamanah, dan M. A. Salmun. “Kelima tokoh ini diusulkan ke provinsi, lalu jika terpilih baru diusulkan kembali ke pusat untuk ditetapkan menjadi pahlawan nasional,” ujar Arief.
Dari lima tokoh ini, lanjut Arief, diharapkan ada salah satu yang bisa dipilih provinsi untuk dijadikan pahlawan nasional. Namun jika tidak berhasil melewati seleksi bersama rekomendasi dari daerah lain se-Provinsi Jawa Barat, maka paling tidak ada kebijakan agar kelima tokoh ini bisa mendapatkan gelar penghargaan dari provinsi.
“Kelima tokoh sudah memiliki data dan dokumentasi yang lengkap dan TP2GD Kota Bogor juga sebagai percontohan bagi kota dan kabupaten lainnya karena tidak bisa mengusulkan nama tokoh tanpa dibentuk terlebih dahulu TP2GD,” jelas Arief di Bogor, Jumat (1/4/2016).
Arief menambahkan, pembentukan TP2GD Kota Bogor ini mengacu kepada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar Tanda Jasa dan Kehormatan. Serta pelaksanaanya tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010. “Untuk di Provinsi baru ada Perdanya saja Nomor 6 Tahun 2012 tentang Gelar Penghormatan dan Penghargaan Daerah. Sementara Peraturan Gubernurnya sedang disusun di Provinsi,” pungkas Arief. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *