Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim usai menerima tim penilai evaluasi P2WKSS, di Bogor, Jumat (22/11/2019).

Kota Bogor Optimis Juarai P2WKSS Tingkat Jawa Barat

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Kota Bogor optimis menjuarai lomba Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sejahtera (P2WKSS) tingkat Provinsi Jawa Barat.

“Kita optimis Kota Bogor juara P2WKSS karena melihat kondisi real di lapangan di RW 7, banyak inovasi inovasi yang sudah dilaksanakan disini,” kata Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim usai menerima tim penilai evaluasi P2WKSS, di Bogor, Jumat (22/11/2019).

Dalam lomba P2WKSS tersebut Kota Bogor di wakili oleh Kampung Sawah RW 07, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Menurut Dedie, dalam menghadapi P2WKSS ini warga Kampung Sawah sangat antusias, bahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terlibat langsung dalam berbagai kegiatan guna menyukseskan program program yang telah dilaksanakan.

“Dengan kondisi dan semangat dari semua pihak, membuat kita semakin optimis Kota Bogor bisa mendapat juara P2WKSS tingkat Jawa Barat ini,” tegasnya.

Camat Bogor Utara, Rahmat Hidayat menambahkan, inovasi yang telah dilaksanakan di RW 7 ini di antaranya, adanya bank sampah di Kampung Sawah, ada Kemarau (Kelompok Emak Emak Anti Tembakau atau Rokok), program Taleus, Kampung BKL (Bina Keluarga Lansia), Kampung BKB (Bina Keluarga Balita), program Unit Peningkatan Ekonomi Keluarga.

“Inovasi yang menjadi unggulan kita program adalah budidaya ayam arab di KWT Cempaka, di mana program ini mungkin hanya satu satunya di Kota Bogor. Masih banyak program inovasi yang telah dilaksanakan. Insya Allah kita semakin optimis,” katanya.

Rahmat Hidayat menambahkan, ada empat aspek yang menjadi penilaian dari tim penilaian evaluasi P2WKSS yakni aspek pemerintahan, kesehatan, pendidikan, dan PKK.

“Untuk di pemerintahan umum itu seperti apa saja kontribusi yang telah dilakukan oleh perangkat daerah. Kemudian kesehatan terkait pembangunan¬† posyandu. Program pendidikan kejar paket ABC, di mana program ini mengarahkan warga yang putus sekolah,” pungkasnya. [] Ricky



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *