Kota Bogor

Ketua DKC Baru Harus Loyal dan Aktif

BOGOR-KITA.com – Dewan Kerja Cabang (DKC) Kota Bogor menggelar Musyawarah Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Puteri Putera (Musppanitera) Luar Biasa, Minggu (04/12/2016) di Aula SMK Negeri 3 Kota Bogor. Musppanitera ini mengagendakan pemilihan kandidat calon ketua DKC masa bakti 2017-2020 mendatang. Pasalnya Ketua DKC yang sekarang menjabat telah berumur 25 tahun dan akan segera menikah. Maka sesuai peraturan organisasi, ketua harus mengundurkan diri sekalipun masa jabatannya belum selesai.
Ketua DKC Iyat Sudrajat mengatakan, sudah ada dua kandidat calon ketua DKC baru. Calon pertama merupakan Wakil Ketua DKC yakni Yulis (22) dan calon kedua berasal dari Ketua Bidang Kegiatan yaitu Anam (23). Kedua kandidat akan dipilih melalui voting dari enam perwakilan Dewan Kuartir Ranting (DKR) dan satu perwakilan dari DKC atau total tujuh suara.
“Kepengurusan juga akan berganti untuk periode 2017-2020 mengikuti akhir masa bakti Kwarcab,” ujarnya.
Sebagai Ketua DKC yang sudah menjabat tiga tahun, Iyat berpesan kepada ketua baru agar memiliki loyalitas. Tanggung jawab di DKC sangat luar biasa, harus mampu membagi waktu antara kegiatan kuliah atau kerja dengan kegiatan di DKC. Selain itu, masih ada beberapa PR yang harus dikerjakan terkait masih adanya beberapa kegiatan yang belum dilaksanakan dan mendukung Kwarcab Pramuka Kota Bogor untuk menjadi nomor satu tergiat di Jawa Barat.
“Semoga yang terpilih nanti bisa meneruskan program dengan baik,” harapnya.
Sementara itu Ketua Kwarcab Pramuka Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengatakan, dalam sejarah di Kota Bogor baru pertama kalinya digelar musyawarah luar biasa di DKC. Karena memang ada kekhususan dari digelarnya musyawarah luar biasa ini. Diakui Ade, ini sebagai wujud sebuah tatanan organisasi yang dilaksanakan dengan sangat baik karena tidak ada ambisi. Ketua yang saat ini menjabat sudah sangat membantu Kwarcab dalam mewujudkan program-program. Sehingga siapapun ketua yang nanti terpilih merupakan orang yang aktif dan mempunyai keinginan melaksanakan program yang sudah tersusun.
“Harus nyambung dan bisa meneruskan program yang sudah ada. Saya juga minta untuk dilakukan evaluasi program agar hasilnya bisa untuk memperbaiki program DKC selanjutnya,” pungkasnya. [] Admin

Baca juga  Ahli Waris Mengaku Dipersulit Mendapatkan Hak Uang Pembayaran
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 + 3 =

Terpopuler

To Top