Kota Bogor

Kantah Kota Bogor Paparkan Pencapaian Kinerja Tahun 2020

Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor, Erry Juliani Pasoreh, saat memaparkan pencapaian kinerja tahun 2020, Rabu (30/12/2020).

BOGOR-KITA.com, BOGOR –  Jumlah bidang tanah yang terpetakan pada tahun 2020 sebanyak 303.791 dengan persentase 103,72 persen.

Hal ini dikemukakan Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor, Erry Juliani Pasoreh, saat memaparkan pencapaian kinerja tahun 2020, Rabu (30/12/2020).

“Saat ini, Kantor Pertanahan Kota Bogor dengan Tim Kujang-nya telah selesai melaksanakan Pembangunan Kota Lengkap yaitu sebanyak 68 kelurahan (6 kecamatan), sehingga menjadi Kota Bogor Lengkap yang terpetakan seluruhnya,” kata Erry.

Erry menjelaskan, pembangunan kota lengkap adalah membangun data bidang tanah terdaftar yang terpetakan dengan kwalitas KW1, valid, sesuai dengan kondisi senyatanya di lapangan serta melakukan pendaftaran tanah pertama kali untuk bidang-bidang tanah yang belum terdaftar dalam suatu wilayah administrasi, dimulai dari desa, kecamatan, kota/kabupaten dan provinsi.

“Maksud dan tujuannya adalah terlaksananya pelayanan pertanahan secara elektronik dengan terwujudnya multipurpose kadaster yaitu pendaftaran tanah digunakan untuk berbagai kepentingan (one map policy),” ucapnya.

Baca juga  Bangkitkan Ekonomi Warga, Kecamatan Bogor Timur Gelar Festival Ramadan

Dari segi layanan, Erry mengemukakan bahwa, Kantor Pertanahan Kota Bogor memiliki 68 jenis layanan standar pelayanan serba elektronik.

“Loket pelayanan telah dioperasikan dengan e-office dan didesain secara modern serta memberikan kenyamanan bagi pengguna layanan. Transformasi digital yang telah dilaksanakan sejak tahun 2019 yaitu terintegrasinya data secara elektonik dan digitalisasi warkah menjadi prioritas yang harus segera terselesaikan agar proses layanan semakin mudah, cepat dan akurat, hingga saat ini Scan/Digitalisasi Warkah di Kantor Pertananahan Kota Bogor sudah mencapai (65,40%), Validasi Buku Tanah (99,66%), dan juga Surat Ukur (90,73%),” jelasnya.

Layanan pertanahan pada masa new normal dianjurkan menggunakan layanan online atau elektronik untuk membatasi interaksi langsung antara pengguna layanan dan pelaksana layanan. Pengguna layanan dan masyarakat tetap dapat melakukan pengaduan dan konsultasi yang hasilnya akan didokumentasikan dan dapat diakses berdasarkan permintaan.

Baca juga  Keberatan Warga Diselesaikan, Izin Botanical Residence Diterbitkan

“Kantah Kota Bogor juga sudah punya fasilitas layanan bagi penyandang disabillitas,” kata Erry seraya menambahkan berbagai inovasi yang dilakukan dimaksudkan untuk memberikan kemudahan bagi pengguna layanan dan terus meningkatkan kualitas pelayanan yang semakin maju dan modern berstandar dunia.

Dalam hal pengaduan, Kantor Pertanahan Kota Bogor memiliki sistem pengelolaan pengaduan baik berupa pengaduan manual, langsung, tatap muka maupun pengaduan secara elektronik atau online.

“Sistem pengelolaan pengaduan tersebut telah didukung oleh SDM yang memadai dan kompeten serta dilaksanakan oleh tim yang terhubung dengan pelayanan pertanahan baik pelayanan pada front office maupun teknis di back office,” ujarnya.

Kantor Pertanahan Kota Bogor juga sudah memiliki teknologi informasi dan aplikasi untuk sistem pengelolaan pengaduan secara online yaitu aplikasi Simpanah dan Exposs.

“Pengelolaan pengaduan pada Kantor Pertanahan Kota Bogor dilakukan melalui beragam media, mulai dari media konvensional (kotak pengaduan, surat, telepon, SMS) dan media kontemporer (media sosial, website, aplikasi ponsel) termasuk aplikasi #TanyaAtrbpn dan aplikasi LAPOR!,” paparnya.

Baca juga  Wabup Bogor Terima Bantuan Tablet dan Aplikasi Pendidikan dari PGN, Solusi Daerah Blank Spot

Di akhir tahun 2020, Erry menyatakan, Kantor Pertanahan Kota Bogor bertekad untuk menuju zero tunggakan. Zero tunggakan tersebut adalah tidak ada lagi tunggakan pekerjaan yang belum selesai di tahun 2020 maupun tahun sebelumnya. Dalam rangka mewujudkan zero tunggakan, semua jajaran dari mulai pimpinan dan staf ditugaskan untuk menyelesaikan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya.

“Saya juga turut serta dalam evaluasi dan monitoring serta memberikan solusi terhadap kendala dan hambatan yang dihadapi. Saat ini, zero tunggakan telah berhasil dilaksanakan. Dengan berhasilnya zero tunggakan, maka di tahun 2021 jajaran Kantor Pertanahan Kota Bogor dapat fokus terhadap program atau target yang akan dilaksanakan,” pungkasnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top