Jenal Mutaqin

Jenal: Pragmatisme Politik Masih Melekat di Masyarakat

BOGOR-KITA.com – Pertarungan pesta demokrasi lima tahunan, Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 sudah berjalan. Para Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kota Bogor terus berjuang meraih simpati, perhatian dan dukungan kepada masyarakat. Salah satunya Jenal Mutaqin, SH, yang mencalonkan diri kembali pada kontestasi Pileg untuk DPRD Kota Bogor Dapil Bogor Timur dan Tengah dari partai Gerindra.

Sebagai incumbent yang saat ini di Komisi A DPRD Kota Bogor dan juga sebagai Ketua Fraksi Gerindra, Jenal menyatakan tidak memiliki strategi khusus untuk kontestasi pileg kali ini. Dirinya justru lebih fokus kepada pendidikan politik masyarakat Kota Bogor yang selama ini terus dilakukannya.

Karena menurutnya masyarakat masih memiliki pola pikir politik pragmatis yang justru merugikan masyarakat itu sendiri dan Jenal sendiri juga menilai masyarakat masih banyak yang belum tahu tujuan mereka memilih anggota dewan.

“Memilih anggota dewan itu suatu kewajiban dan ada manfaatnya nanti ketika dia sudah terpilih, sehingga ketika ada serangan dari pihak luar yang masih memainkan politik pragmatis mereka akan lebih memilih caleg yang memang benar terjun ke masyarakat dan memberikan program yang berjalan serta mereka rasakan,” ucapnya saat ditemui di kediamannya di Kelurahan Sindang Rasa, Kecamatan Bogor Timur, Sabtu (6/10/2018).

Jenal yang juga seorang inisiator pembuatan Perda Perlindungan Lahan Pertanian Kota Bogor menyatakan bahwa fokus dia juga akan menyuarakan program yang sudah dijalankannya selama 9 tahun duduk di kursi legislatif Kota Bogor.

Kader lulusan pendidikan Hambalang ini memiliki 8 program yang sudah berjalan selama 9 tahun menjabat sebagai DPRD Kota Bogor, di antaranya adalah ambulance pribadi yang digratiskan untuk masyarakat, kemudian ada pembinaan posyandu walaupun stimulannya hanya untuk susu dan biskuit tapi manfaatnya untuk anak-anak balita diharapkan cukup dan akan dikembangkan lagi, lalu ada juga supervisi pendampingan untuk warga yang ditolak di rumah sakit dan juga punya Rumah Aspirasi (saung aspirasi JM) yang disediakan untuk masyarakat.

“Saung yang ada juga terkadang digunakan untuk Dinas Pertanian karena disitu ada kelompok tani dan ada kelompok wanita tani,” jelas politisi yang selalu kritis menyikapi berbagai permasalahan di Kota Bogor ini.

Menyuarakan program-program yang sudah dijalankan olehnya adalah fokus utama tim pemenangannya saat ini yang bertarung di Dapil “Neraka” Bogor Timur dan Tengah, yang berisikan banyak nama tokoh ternama. Kedepan dalam periode 2019, Jenal memiliki program perlindungan asuransi kecelakaan untuk masyarakat selama 1 tahun sampai 2019 akhir.

“Walaupun jumlahnya tidak besar tapi sekarang kita sedang mendata masyarakat mana saja yang mau dan siap kita berikan asuransi yang preminya 15rb setahun dan saya yang cover,” bebernya.

Selain fokus pada pemenangan dirinya, Jenal juga akan berjuang untuk memenangkan ketua umum partainya yaitu Prabowo Subianto yang bertarung di Pilpres berhadapan dengan Jokowi. Terkait dengan target suara pada Pileg 2019, politisi muda yang akrab disapa Kang JM ini menargetkan meraih minimal 5000 suara dari Dapil 1 (Timur-Tengah).

“Saya merasa terbantu dengan ketua umum saya mencalonkan sebagai presiden dan saya sebagai caleg dari partainya,” ujarnya.

Sudah memiliki jam terbang tinggi di dunia politik tidak membuat JM jumawa atau menginginkan posisi kursi tertinggi di DPRD Kota Bogor, karena menurutnya kewajiban seorang anggota dewan adalah mensejahterakan masyarakatnya melalui program-program yang dilakukannya.

“Yang penting kita tunjukkan ke masyarakat kita mampu bekerja,” pungkasnya. [] Fadil



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *