Kemacetan di Jalan Tajur

Jalan Tajur Macet Parah, Dewan Minta Pemkot Kaji Ulang Amdal Lalin Mall Boxies

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Mulai beroperasinya Mall Boxies 123 Tajur menyebabkan kemacetan parah di sepanjang Jalan Raya Tajur. Keberadaan pusat perbelanjaan yang baru diresmikan Wali Kota Bogor itu telah menyengsarakan warga sekitar dan pengguna jalan. 

Kemacetan parah yang terjadi tidak diantisipasi sebelum operasional dijalankan, sehingga sejumlah pihak meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengkaji ulang Amdal Lalin milik Mall Boxies tersebut.

Kemacetan di jalan Tajur itu mendapat sorotan dari Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Jenal Mutaqin. Sebab ia merasakan langsung kemacetan parah yang terjadi di Jalan Tajur tersebut.

“Ini macet parah dan penyebabnya Mall Boxies. Petugas Dishub atau kepolisian juga tidak ada yang mengatur, sehingga macet parah gini,” ucapnya kepada wartawan pada Minggu (12/1/2020).

Jenal juga meminta kepada Pemkot Bogor untuk melakukan pengkajian ulang terhadap Amdal Lalin yang diberikan untuk Mall Boxies. Terlihat bahwa penyebab kemacetan karena pintu masuk ataupun keluar ke mall itu berada tepat di belokan, sehingga terjadi kamacetan. 

“Amdal Lalinnya harus ditinjau ulang, apakah sudah sesuai dengan yang diberikan,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Jenal di lokasi juga tidak ada cerukan atau shelter khusus pemberhentian angkot. Banyak kendaraan berhenti sembarangan di badan jalan. Jadi arus lalulintas macet di kedua jalur.

“Tidak ada tempat pemberhentian khusus ataupun cerukan disana. Pokoknya kami minta agar Amdal Lalin untuk Mall Boxies dikaji ulang, kasihan warga menderita karena adanya Mall Boxies ini,” katanya.

Sementara, salah satu warga Perumahan Unitex Tajur, Syarif mengeluhkan kemacetan yang terjadi di Jalan Tajur, karena adanya Mall Boxies yang sudah beroperasi.

“Saya biasanya pakai motor dari Galaxy ke Unitex hanya 5 menit, tetapi sekarang sampai satu jam karena macet parah di sepanjang Jalan Tajur dari kedua arah,” ungkapnya.

Menurutnya, warga Tajur dan sekitarnya hanya bisa pasrah ketika dihadapkan dengan kemacetan tersebut.  Sebab, tidak ada jalan lain bagi warga selain menggunakan Jalan Raya Tajur. Jalan alternatif lain belum ada, seperti Jalan R3 yang katanya akan tembus ke Wangun Tajur, belum terealisasi hingga saat ini. Jadi wajar Mall Boxies itu menjadi biang kerok dan penyebab terjadinya kemacetan parah di Jalan Tajur.

“Jalan Tajur ini tidak dilebarkan dan hanya segini saja lebarnya, lalu jalan alternatif juga tidak ada. Ketika Mall Boxies itu buka, yaa wajar terjadi kemacetan. Pemerintah harus memikirkan nasib warga, jangan hanya mementingkan kepentingan pengusaha saja. Warga jadi menderita seperti ini,” ungkapnya. [] Ricky.



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *