Kab. Bogor

Ini Data Resmi Kerusakan dan Penanganan Korban Banjir Bandang di Gunung Mas 

BOGOR-KITA.com, CIBINONG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mengeluarkan data resmi terbaru (update) dampak banjir bandang yang terjadi di Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Selasa (19/1/2021) lalu.

Data terbaru tersebut disampaikan Sekretaris BPBD Kabupaten Bogor, Budi Pranowo, Jum’at (22/1/2021).

Dalam data tersebut tercatat, 4 rumah dan 1 warung rusak serta akses jalan penghubung ke lokasi Rawa Dulang rusak berat.

Satu jembatan juga hanyut terbawa arus banjir dan satu jembatan lainnya rusak,” ungkap Budi Pranowo, Sekretaris BPBD Kabupaten Bogor, Jum’at (22/1/2021).

Selain itu, 3 buah toilet di fasilitas agro wisata camping ground hanyut terbawa banjir dan kawasan camping ground juga rusak akibat terendam lumpur.

Baca juga  Ade Yasin:  Mulai Dinilai, Satgas Covid-19 Terbaik Tingkat Kecamatan sampai RT Diberikan Penghargaan

Sementara jumlah korban mengungsi ada 254 kepala keluarga (KK) yang semuanya sebanyak 1. 205 jiwa.

Para pengungsi ditempatkan di 9 tempat pengungsian, yaitu 5 lokasi di areal wisata Gunung Mas dan 4 lokasi di luar area wisata Gunung Mas.

Rinciannya sebagai berikut,

Lokasi Pengungsian Areal Agro Wisata Gunung Mas :

1.Pondokan Gunung Mas : 98 KK – 338 Jiwa.

2.Pangrango: 20 KK – 100 Jiwa.

3.Bungalow: 12 KK – 65 Jiwa.

4.Aula Chincona : 5 KK – 30 Jiwa.

5.R. Kelapa & Penyangga : 5 KK – 25 Jiwa.

Lokasi Pengungsian di luar Areal Agro Wisata Gunung Mas :

1.Rawa Dulang : 8 KK – 30 Jiwa.

2.Kp. Citeko : 7 KK – 18 Jiwa.

Baca juga  9,8,Juta Pasangan Usia Subur di Jabar, Baru 7,4 Juta Ikut Program KB

3.Cirohani: 8 KK – 31 Jiwa.

4.Kp. Pengasinan : 91 KK – 388 Jiwa

Pengungsi sendiri, menurut Bupati Bogor Ade Yasin, dalam keterangannya, Jumat (22/1/2021) sudah bisa pulang ke rumahnya masing-masing pada Sabtu (23/1/2021). [] Fahry/Hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top