Kota Bogor

Gebyar PKBM Kota Bogor Serahkan Ribuan Ijazah, Pemkot Perkuat Upaya Tekan Anak Tidak Sekolah

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus memperkuat upaya pengentasan Anak Tidak Sekolah (ATS) melalui kolaborasi dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Gebyar PKBM yang berlangsung di Aula Balai Prajurit Resimen 1 Pelopor, Lawanggintung, Bogor Selatan, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan yang digelar Forum Komunikasi PKBM Kota Bogor bersama Dinas Pendidikan Kota Bogor itu diisi dengan penyerahan ijazah bagi lulusan pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C tahun ajaran 2025/2026.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan keberadaan PKBM menjadi salah satu instrumen penting dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang sempat putus sekolah.

Menurutnya, keterbatasan daya tampung sekolah formal membuat pendidikan nonformal melalui PKBM memiliki peran strategis dalam memastikan setiap anak tetap mendapatkan hak pendidikan.

“Target kita jelas, tidak boleh ada lagi anak yang putus sekolah. PKBM menjadi solusi yang sangat membantu dalam menjangkau mereka yang belum terakomodasi di sekolah formal,” ujar Jenal.

Baca juga  Lokasi dan Syarat SIM Keliling Kota Bogor Selasa 11 Juli 2023

Ia mengungkapkan, dalam beberapa pekan terakhir Pemkot Bogor bersama Dinas Pendidikan dan pemerintah kecamatan melakukan langkah aktif untuk mengembalikan anak-anak ke bangku pendidikan. Hasilnya, sebanyak 1.848 anak berhasil kembali mengikuti proses belajar.

Upaya tersebut dilakukan melalui pendekatan langsung ke masyarakat. Aparatur wilayah mendatangi rumah-rumah warga untuk mengidentifikasi dan mengajak anak-anak yang tidak bersekolah agar kembali melanjutkan pendidikan.

Jenal menjelaskan, sejumlah faktor masih menjadi penyebab tingginya angka ATS, mulai dari kondisi ekonomi keluarga hingga lokasi sekolah yang dianggap terlalu jauh. Karena itu, keberadaan PKBM yang tersebar di berbagai wilayah dinilai mampu menjadi alternatif pendidikan yang lebih mudah dijangkau masyarakat.

Selain itu, ia menegaskan bahwa pendidikan kesetaraan melalui Paket A, B, dan C memiliki legalitas yang sama dan diakui oleh pemerintah, sehingga dapat menjadi bekal bagi peserta didik untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.

Baca juga  Forum Mahasiswa Bogor Bersatu Deklarasi Jaga NKRI

Di sisi lain, Pemkot Bogor juga tengah melakukan pembaruan data ATS agar angka yang tercatat benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan. Sebab, tidak sedikit warga yang tercatat sebagai anak putus sekolah meskipun sebenarnya telah bekerja atau menikah, namun belum diperbarui dalam sistem pendataan.

Sementara itu, Ketua Forum PKBM Kota Bogor, Hasan, mengatakan Gebyar PKBM dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) tahun 2026 diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional sekaligus Hari Jadi Bogor ke-544.

Pada kesempatan tersebut, sebanyak 3.423 peserta didik pendidikan kesetaraan dinyatakan lulus dan berhak menerima ijazah. Dari jumlah itu, sekitar 3.200 lulusan hadir langsung mengikuti prosesi penyerahan ijazah.

Hasan menyebutkan, saat ini terdapat 52 PKBM di Kota Bogor, dengan 48 lembaga di antaranya telah mampu menyelenggarakan ujian pendidikan kesetaraan secara mandiri. Berdasarkan data Dapodik, jumlah peserta didik yang mengikuti pendidikan melalui PKBM di Kota Bogor kini mendekati 19 ribu orang.

Baca juga  Daftar Sebagai Ketua Kadin Kota Bogor, Almer Didukung 17 Asosiasi

Untuk mendukung keberlangsungan pendidikan, para peserta didik juga mendapatkan akses bantuan melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) dari pemerintah pusat serta Bantuan Siswa Miskin (BSM) dari pemerintah daerah.

“PKBM hadir untuk menjangkau masyarakat yang tidak bisa mengakses pendidikan formal. Ke depan kami akan terus memperluas program jemput bola dengan melibatkan PKK, RT/RW, kelurahan, hingga kecamatan agar angka anak tidak sekolah semakin berkurang,” kata Hasan.

Selain prosesi penyerahan ijazah, Gebyar PKBM juga diisi dengan berbagai penampilan seni dari peserta didik serta pameran produk UMKM binaan PKBM se-Kota Bogor yang menjadi bagian dari pengembangan keterampilan dan kemandirian warga belajar. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top