Olahraga

Ganti Kiper, Kunci Chelsea Menang atas Villarreal di Piala Super Eropa

BOGOR-KITA.com, BOGOR – The Blues – Chelsea – berhasil membawa pulang gelar Piala Super Eropa setelah menang adu penalti atas Villarreal 6-5 (1-1) di Windor Park, Belfast, Irlandia, Kamis (12/8/2021) dini hari WIB. Kunci kemenangan Chelsea adalah kejelian pelatih Thomas Tuchel yang mengganti kiper satu menit menjelang pertandingan selesai pada masa perpanjangan waktu.

Piala Super Eropa merupakan ajang bergengsi yang mempertemuan juara Liga Champions (Chelsea) dan juara Liga Europa (Villarreal). Chelsea datang ke Belfast dengan semua pemain terbaiknya, seperti N’Golo Kante, Kai Havertz, Mason Mount, Kurt Zouma dan Antonio Ruediger.

The Blues lebih banyak menekan dan unggul lebih dulu dari gol Hakim Ziyech berkat umpan Havertz menit 27. Namun, Villarreal mampu menyamakan kedudukan 1-1 pada menit 73 dari gol Gerard Moreno.

Baca juga  Liga Champions: Tekuk Benfica, Klopp Sempat Stress Tapi Akhirnya Gembira

Kedua tim tak berhasil menambah gol sampai 90 menit pertandingan. Nah, pada perpanjangan waktu babak kedua, Tuchel tahu bahwa penentu kemenangan akan terjadi lewat adu penalti. Satu menit menjelang pluit panjang, Tuchel pun memasukkan kiper cadangan Kepa Arrizabalaga menggantikan Edouard Mendy pada menit 119.

Sebenarnya tak ada yang salah dari kiper utama Mendy, namun rupanya arsitek Tuchel ingin melakukan sebuah perjudian besar yang ingin memberi kesempatan kepada Arrizabalaga untuk menjadi ‘pahlawan’ timnya.

Sebuah keputusan yang tepat. Arrizabalaga sukses menahan dua penalti pemain Villarreal, Alissa Mandi dan Raul Albiol. Sedangkan Chelsea sempat ketar-ketir karena penendang pertamanya Kai Havetz tendangannya tak membuahkan gol.

Baca juga  Liga Champions: Tuchel Mengubur Mimpi Atletico Madrid

Bagi Chelsea, ini gelar yang mampu kembali diraih setelah 23 tahun, di mana mereka terakhir berhasil merebut gelar juara Piala Super Eropa pada 1998.

Bagi Tuchel, ini bukan kemenangan yang datang begitu saja. Ia harus mengganti kiper pada menit-menit akhir, berdasarkan data yang klub miliki.

“Kepa punya persentasi tinggi dalam penyelamatan tendangan penalti. Tim data dan analisis kami memperlihatkan data itu,” jelas Tuchel. “Kami juga telah memberi tahu kepada pemain soal strategi ini jika pertandingan harus dimainkan samai adu penalti,” sambung Tuchel.

Susunan pemain:

Chelsea: Mendy (Arrizabalaga, menit 119); Chalobah, Zouma (Christensen, 66), Rudiger; Hudson-Odoi (Azpilicueta, 82), Kante (Jorginho, 65), Kovacic, Alonso; Havertz, Ziyech (Pulisic, 43); Werner (Mount, 65). Pelatih: Thomas Tuchel

Baca juga  Ganjil Genap di Kota Bogor, Arus Lalu Lintas Relatif Lancar

Villarreal: Asenjo; Pedraza (Estupinan, 58), Torres, Albiol, Foyth; A.Moreno (Morlanes, 85), Capoue (Gaspar, 70), Trigueros (Gomez, 70); Dia (Raba, 86), Pino (Mandi, 91), G.Moreno. Pelatih: Unai Emery.

[]  Anto

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top