Danrem (Ke dua dari kiri) di acara Milad RKPK ke-V yang diselenggarakan di Taman Kencana, Kota Bogor, Minggu (14/10/18).

Danrem 061/Suryakencana Jaga Lingkungan Hidup

BOGOR-KITA.com – Jika mendengar anak pengamen atau anak jalanan tentu sebagian masyarakat mungkin akan memandang bahwa mereka selalu melakukan tindakan yang negatif.

Namun, berbeda dengan Komunitas Rumah Kreatif Penghuni Kolong (RKPK), dimana komunitas yang terdiri dari anak – anak pengamen maupun anak jalanan ini bertolak belakang dengan pandangan masyarakat.

Di bawah pembinaan langsung dari Danrem 061/Suryakencana, Kol. Inf. Mohammad Hasan, RKPK merupakan komunitas yang berbasis untuk menjaga lingkungan hidup.

Saat ini, RKPK sudah berdiri selama lima tahun dengan terus bergerak dan kreatif untuk mengkampanyekan kepada masyarakat akan sadar menjaga lingkungan.

“Kita ingin menunjukan bahwa anak jalanan maupun pengamen itu tidak selalu berbuat negatif. Jadi dengan pergerakan kita terutama mengkampanyekan untuk menjaga lingkungan ini untuk menangkal hal – hal negatif yang selama ini dipandang masyarakat seperti itu. Ini loh kita, meskipun hidup di jalanan kita bisa berbuat hal – hal yang positif,” ucap Bojay Ketua RKPK Kota Bogor saat ditemui pada acara Milad RKPK ke-V yang diselenggarakan di Taman Kencana, Kota Bogor, Minggu (14/10/18).

Bojay yang juga merupakan inisiator terbentuknya RKPK menuturkan, dibentuknya RKPK ini agar teman – teman yang hidup di jalanan bisa diarahkan untuk melakukan hal – hal yang positif.

“Kami bukan menciptakan pengamen, tetapi mencoba bagaimana RKPK ini menjadi basis pengamen yang peduli terhadap lingkungan terutama di lingkungan mereka sendiri. Intinya kita akan terus berkarya dan bergerak meskipun pemerintah ingin tahu atau tidak mau tahu,” tegasnya.

Selain itu, sambungnya, di RKPK juga ada agenda dimana satu hari libur mengamen dan satu hari itu dikhususkan melakukan kegiatan bersih – bersih lingkungan seperti di sekitaran Ciliwung dan lingkungan rumah sendiri. “Memang belum bergerak di sekitaran pusat kota, tetapi ke depan akan kita coba,” ungkapnya.

Di sisi lain, kehadiran RKPK mendapat apresiasi langsung dari Kepala Dinas (Kadis) DLHK Kota Bogor, Elia Buntang. Menurutnya, komunitas RKPK ini sangat baik dan bagus serta harus dimanfaatkan terutama untuk mensosialisasikan menjaga lingkungan.

Dalam sambutannya, Elia pun mengajak serta menitip pesan kepada RKPK untuk bersama – sama menjaga lingkungan. “Persoalan lingkungan ini tentu tidak akan jauh dari sampah. Saat ini keberadaan sampah cukup banyak. Jadi inilah yang harus kita hadapi bersama bagaimana menjaga lingkungan agar terbebas dari sampah terutama sampah plastik,” katanya.

Sementara, acara yang berlangsung sampai malam ini  akan diisi oleh berbagai kegiatan hiburan seperti penampilan band – band dari anak jalanan, seni budaya dan lain sebagainya.

Salah satunya, perguruan Pencak Silat Maung Panca Ti Padjadjaran (MPTP) di bawah asukan Ki Ismail Al Jufrie yang turut hadir mengisi kegiatan. Usai menampilkan atraksi kesenian pencak silat, Sekjen MPTP, Kemal Fasya mengatakan, kegiatan kelompok ini sangat membantu dan memotivasi warga dan anak muda untuk selalu menjaga kebudayaan dan kecintaan terhadap lingkungan.

“Semoga dengan kehadiran RKPK masyarakat bisa lebih peduli dalam menjaga lingkungan dan RKPK juga bisa terus berkembang, menjadi motivasi untuk semua kalangan maupun stakeholder lainnya dalam menjaga lingkungan serta melestarikan budaya seperti Pencak Silat di Indonesia,” pungkasnya. [] Fadil



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *