Laporan Utama

Cerita Mahasiswi IPB University yang Jadi CEO Telkomsel Sehari, Gantikan Hendri Mulya Syam

putri gayatri

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Putri Gayatri, salah seorang mahasiswi IPB University dari Fakultas Ekologi Manusia (Fema), Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (SKPM) mendapat kesempatan menjadi CEO Telkomsel selama sehari. Kesempatan itu ia dapatkan setelah mengikuti program Girls Take Over dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berkolaborasi dengan Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) dan Srikandi BUMN.

Mendapat kesempatan untuk menggantikan peran Hendri Mulya Syam bukanlah hal mudah bagi Putri Gayatri. Ia harus mengikuti berbagai tahapan seleksi. Mulai dari administrasi, tes, dinamika kelompok, pembuatan video, hingga wawancara.

Putri berhasil masuk 6 finalis dari total 7.023 pendaftar program ini. Keenam finalis tersebut kemudian diundang ke kantor Kementerian BUMN di Jakarta dan bertemu dengan Menteri BUMN Erick Thohir.

Putri satu-satunya yang masih berstatus mahasiswi di antara enam finalis yang terpilih dalam program ini.

“Bangga banget karena bisa bareng-bareng memperjuangkan isu yang dibawa. Saya membawa isu kepemimpinan perempuan dan kesetaraan gender di dunia kerja. Kami bersama para perempuan dengan giat dan semangat yang sama ingin memperjuangkan keadilan untuk teman-teman perempuan. Kami ingin menunjukkan kemampuan dan kontribusi di panggung kepemimpinan,” ucap Putri, Rabu (10/11/2021).

Saat di Jakarta, Putri disapa oleh Erick Thohir. Dalam beberapa hari, ia merasakan pelajaran luar biasa yang diberikan oleh Menteri BUMN ini. Putri juga bisa melihat sosok menteri dari dekat. Cara berinteraksi, memimpin, hingga menyapa masyarakat yang dilakukan Erick Thohir, ia pelajari.

“Kita diikuterstakan di kegiatan shadowing menteri. Kalau Pak Erick Thohir sidak ke daerah mana, kita ikut. Misalnya, Pak Erick Thohir mau lihat proyek di Thamrin, kita ikut. Lalu ada sesi mentoring one on one. Jadi, kita lebih bicara dari hati ke hati tentang bagaimana para perempuan bisa maju di posisi kepemimpinan. Bagaimana perempuan bisa berdaya dan memberdayakan yang lainnya,” tambah Putri.

Kemudian ia juga dipertemukan dan dikenalkan dengan Wakil Menteri BUMN, para deputi, hingga top leader BUMN. “Wah saya merasa ini bertemu dengan orang-orang hebat di balik BUMN yang selama ini kita melihat atau merasakan produknya, programnya atau perusahaannya. Sekarang bertemu dengan para pemimpin BUMN itu, luar biasa banget. Ini adalah oleh-oleh buat Putri di masa depan nanti karena bisa belajar langsung dari top leader ini,” ungkapnya.

Putri bersama lima orang lainnya juga diikutsertakan pada rapat pimpinan Kementerian BUMN. Kemudian ia diberi kesempatan untuk bertanya, mengajukan pendapat, mengkritisi kebijakan dan memberikan rekomendasi untuk Kementerian BUMN ke depan.

“Kita juga dikasih challenge sama Pak Menteri untuk mengirim email ke insan BUMN dan kita memposisikan diri sebagai seorang menteri. Ternyata itu menjadi proses Pak Erick menempatkan posisi kami berenam,” ujarnya.
Setelah beberapa hari bersama Menteri BUMN, kemudian enam finalis tersebut mendapatkan posisi. Satu sebagai menteri dan lima lainnya menjadi pimpinan di lima perusahaan BUMN. Putri diposisikan sebagai CEO Telkomsel mengantikan peran Hendri Mulya Syam. Mahasiswi semester 7 ini sempat kaget ketika diumumkan menjadi CEO Telkomsel. Ia kemudian bertemu dengan para direksi Telkomsel di Telkomsel Smart Office (TSO).

Sebelum meng-take over CEO Telkomsel, Putri Gayatri mendapat mentoring. Ia mendapatkan pemahaman, penjelasan tentang profil Telkomsel termasuk visi misi perusahaannya dan apa yang hendak dicapai di masa yang akan datang.

“Saat memimpin Telkomsel, saya cukup kaget. Banyak sekali media dan sorotan dari publik. Hal ini cukup membuat saya deg-degan saat memimpin perusahaan Telkomsel yang memiliki 170 juta pelanggan. Siapa yang tidak kenal Telkomsel, layanannya menjadi lokomotif pergerakan di negeri kita,” imbuhnya.

Selama menjadi CEO Telkomsel, Putri Gayatri memimpin rapat, menerima kunjungan Menteri BUMN. Putri juga menyapa, mendengarkan keluhan dan harapan para perempuan yang bekerja di Telkomsel. Ia juga mendapatkan sharing one on one bersama Hendri Mulya Syam.

“Pak Hendri Mulya Syam mengajarkan kepada saya untuk jangan pernah berhenti belajar dan harus tetap humble. Karena banyak banget orang hebat dan kuat, tapi mereka jatuh karena arogan. Untuk mempertahankan empati kita, tetap membumi mendengarkan orang lain jadi kunci menjadi seorang pemimpin,” katanya. [] Hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top