Kota Bogor

Bima – Usmar Adalah Dwi Tunggal

BOGOR-KITA.com – Walikota Bogor  Bima Arya Sugiarto dan Wakl Walikota Usmar Hariman itu adalah dwi tunggal. Penegasan ini dikemukakan Usmar Hariman dalam Diskusi Publik, bertajuk Setahun Kepemimpinan Bima – Usmar Antara Realitas dan Harapan, yang diselenggarakan BOGOR-KITA.com bekerjasama dengan Fakultas Hukum Universitas Pakuan Bogor, di Kampus Universitas Pakuan, Kota Bogor, Selasa (28/4/2015).

Diskusi publik yang dipandu Dekan Fakultas Hukum Universitas Pakuan, Iwan Darmawan, dibuka oleh Rektor Universitas Pakuan Bibin Rubini. Tampil sebagai pembicara, dosen Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan Dr Radjab Tampubolon, dosen senior yang juga mantan Wakil Rektor Universitas Pakuan, Bintatar Sinaga SH., MH, dan Ketua Yayasan Satu Keadilan, Sugeng Teguh Santoso. Hadir juga Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman.

Baca juga  3 Jurus Bima Tekan Kasus Corona di Kota Bogor

Soal  dwi tunggal ini muncul sebagai respon Usmar Hariman atas paparan pembicara Bintatar Sinaga yang menilai antara walikota, wakil walikota dan SKPD tidak padu. Binatatar menyebut sejumlah contoh. Salah satunya fit and proper test calon pejabat Pemkot Bogor yang dipercayakan dilakukan oleh Universitas Pakuan. Hasil fit and proper test itu, kata Bintatar tidak semuanya direaliasi sebagaimana direkomendasikan.

Usmar tidak merespons secara lansung kasus per kasus penilaian Bintatar Sinaga. Menurut Bintatar, ketidakpaduan itulah yang membuat sejumlah program pemkot tidak berjalan dengan baik selama setahun kepemimpinan Bima-Usmar.  

Namun Usmar dengan bahasa yang lantang dan lugas menegaskan, sejak awal berpasangan menjadi calon walikota dan wakil kota, dia dan Bima sudah memiliki pola komuniksi yang sama, yang berlanjut setelah terpilih dan tetap padu dalam menjalankan kepemimpinan di Pemkot Bogor. “Bima – Usmar itu adalah dwi tunggal,” tandas Usmar tegas seraya menyebut sejumah argumentasi bukti-bukti, di mana keduanya selalu membicarakan termasuk hal yang kecil-kecil.  
Dalam diskusi publik itu sendiri, Bima dan Usmar tampak kompak. Keduanya rileks duduk bersebelahan. Sesekali Bima bertanya pada Usmar, yang dijawab dengan sikap yang rileks tanpa kaku. Keduanya memperlihatkan gestur yang  tidak mengindikasikan adanya masalah satu dengan yang lain.  [] Admin

Baca juga  Bima: Bogoh Ka Bogor Modal Besar Melangkah ke Depan
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top
error: Content is protected !!