Anggota DPRD Jawa Barat, Sri Rahayu Agustina

Beri Akses Sama Untuk Penyandang Disabilitas dan Perempuan dalam Pembangunan

BOGOR-KITA.com, KARAWANG – Anggota DPRD Jawa Barat, Sri Rahayu Agustina meminta penyandang disabilitas  atau difabel diberikan kesempatan yang sama dalam berbagai hal, termasuk  menyampaikan aspirasi dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kecamatan hingga Kabupaten.

“Musrenbang seharusnya melibatkan  organisasi perempuan dan anak dan idealnya perhimpunan penyandang disabilitas juga diundang. Mereka harus diberi kesempatan untuk menyuarakan aspirasinya kepada pemerintah daerah serta harus didengar oleh pemerintah,” kata Sri Rahayu, Kamis (20/2/2020).

Politisi perempuan ini,menegaskan  penyandang disabilitas juga  berharap diberikan akses kesempatan yang sama dalam hal pembangunan . Sebab belum semua organisasi pemerintah  bersedia menerima mereka dan tidak lagi ada diskriminasi kepada mereka khususnya dalam akses terhadap pekerjaan.

“Anak-anak disabilitas agar  diberikan hak sama dalam hal pendidikan dan pekerjaan sesuai skill dan potensinya yang dimiliki,” katanya.

Sri Rahayu menilai setiap Musrenbang, dari tahun ke tahun pola acaranya hanya talkshow, hal itu sudah tidak relevan lagi dan sebenanya tidak tepat sasaran.

Seharusnya lebih banyak  menyerap aspirasi dari  organisasi yang concern terhadap perempuan dan anak,  apalagi terhadap  penyandang disabilitas.

“Yang terpenting penyandang disabilitas bisa menginspirasi penyandang disabilitas lainnya untuk bisa mandiri dan bisa berbagi secara sosial, apabila aspirasi didengar dan direalisasikan,” imbuhnya.

Sebaiknya,kata Sri Rahayu, Musrenbang yang dilaksanakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bappeda) Kabupaten Karawang, mengundang  berbagai organisasi yang menaungi penyandang disabilitas , organisasi yang menaunginperempuan dan anak , serta Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI).

“Urgensinya organisasi yang.menaungi perempuan dan anak serta organasasi disabilitas dilibatkan, sehingga aspirasinya terserap, bukan diabaikan,” tegasnya.[]Nandang



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *